IQPlus, (20/10) - Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Fithra Faisal Hastiadi menilai tantangan ekonomi yang akan dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming pada tahun ketiga adalah mengubah momentum pertumbuhan menjadi transformasi struktural yang lebih produktif, dan berkelanjutan.
Menurutnya, tantangan tersebut semakin besar di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipengaruhi dinamika geopolitik, votalitas harga energi, tekanan inflasi, serta perkembangan pasar keuangan internasional.
"Jika dua tahun pertama merupakan fase membangun fondasi, maka tahun ketiga harus menjadi momentum memperkuat efek pengganda dari transformasi tersebut," kata Fithra di Jakarta, Selasa.
Ekonom asal Universitas Indonesia (UI) ini, mengatakan pemerintah perlu memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dari angka produk domestik bruto (PDB), tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas nasional, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan memperkuat daya beli masyarakat.
Fithra melihat perkembangan investasi sebagai salah satu sinyal positif bagi perekonomian Indonesia.
Pada triwulan I 2026, pertumbuhan investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mencapai 5,96 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi yang sebesar 5,61 persen.
Tren tersebut berlanjut pada triwulan II 2026 ketika PMTB tumbuh 6,87 persen, sedangkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen.
Menurutnya, kondisi itu menunjukkan penguatan dari sisi penawaran (supply side) perekonomian. Namun, peningkatan investasi perlu diikuti dengan kenaikan produktivitas agar mampu menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas.
Fithra menjelaskan, peningkatan kapasitas produksi yang produktif dapat menciptakan pendapatan, membuka kesempatan kerja, dan membentuk sumber permintaan baru dalam perekonomian.
Karena itu, pemerintah perlu memastikan investasi yang masuk mampu mendorong pendalaman struktur industri dan meningkatkan nilai tambah ekonomi, bukan sekadar menambah kapasitas produksi. (end/ant)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info