← Kembali
Market News - COMD
HARGA MINYAK TURUN 5 PERSEN PADA HARI SELASA
🕐 29/07/26 07:09 | IQPLUS
20925699

IQPlus, (29/7) - Harga minyak turun sekitar 5 persen pada hari Selasa ke level terendah dalam dua minggu, karena harapan yang hati-hati bahwa jeda dalam pertempuran antara Amerika Serikat dan Iran akan mengarah pada pembicaraan untuk mengakhiri perang, meskipun penghentian sebelumnya terbukti hanya bersifat sementara.

Kontrak berjangka Brent turun US$4,27, atau 4,8 persen, menjadi US$84,09 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$3,35, atau 4,1 persen, menjadi US$79,26.

Setelah turun sekitar 16 persen selama tiga hari, Brent ditutup pada level terendah sejak 13 Juli dan WTI pada level terendah sejak 16 Juli.

Meskipun kedua pihak telah berhenti saling menyerang, mereka masih jauh dari menyelesaikan perbedaan yang menyebabkan penutupan efektif Selat Hormuz, yang sebelum perang digunakan untuk transit sekitar seperlima pasokan minyak global.

Iran membantah berupaya melanjutkan pembicaraan dengan AS, bertentangan dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang melaporkan bahwa ada "pembicaraan yang baik" sedang berlangsung.

Trump telah membuat pernyataan seperti itu pada banyak kesempatan disertai dengan ancaman untuk memperbarui serangan tetapi Iran tetap teguh.

Oman mengajukan rencana kepada Iran yang didukung oleh negara-negara Teluk untuk mengelola Selat Hormuz, termasuk pengumpulan biaya sukarela untuk penggunaannya, demikian menurut sumber dari negara-negara Teluk dan seorang diplomat Barat kepada Reuters.

Rencana tersebut dimaksudkan sebagai dasar untuk mengakhiri gangguan perdagangan melalui selat yang disebabkan oleh perang. Namun, Iran menolak rencana Oman dan mengusulkan kepada Oman pengaturan sementara untuk membuka kembali Selat Hormuz di mana satu arah lalu lintas akan melewati perairan Iran dan sebagian dari rute sebaliknya juga akan berada di perairan Iran, kata Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi kepada televisi pemerintah pada hari Selasa.

"Pasar memahami bahwa situasinya kacau dan perdagangan turun karena kedua pihak yang bertikai (AS dan Iran) belum saling menyerang dalam beberapa hari terakhir," kata Bob Yawger, direktur futures energi di Mizuho, dalam sebuah laporan. (end/Reuters)








📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info