← Kembali
Market News - EKOM
BI SEBUT MENGURANGI INTERVENSI VALAS DI PASAR SPOT
🕐 28/09/26 14:24 | IQPLUS
27051868

IQPlus, (28/9) - Bank sentral Indonesia telah mengurangi intervensi valuta asing di pasar spot menjadi 30% dari total intervensi karena biayanya terlalu tinggi, ujar Deputi Gubernur Destry Damayanti dalam rapat dengar pendapat parlemen pada hari Senin.

"Kami telah secara signifikan mengurangi intervensi yang memakan biaya besar yakni intervensi yang dilakukan melalui pasar spot, yang kini hanya mencakup sekitar 30% dari total intervensi kami," kata Destry.

Intervensi mata uang melalui pasar *non-deliverable forwards* (NDF) terbukti lebih efektif dan mengurangi kebutuhan untuk menggunakan cadangan devisa, tambah Destry.

Deputi Gubernur juga menyatakan bahwa investasi di sektor riil perlu ditingkatkan untuk membantu menstabilkan nilai tukar rupiah.

Rupiah, yang berada di bawah tekanan akibat kekhawatiran investor mengenai risiko fiskal di Indonesia, tercatat sebagai mata uang dengan kinerja terburuk di Asia sepanjang tahun ini, dengan pelemahan sekitar 7%. (end/Reuters)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info