IQPlus, (27/7) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa saat ini Indonesia berada dalam kondisi survival dalam menghadapi fluktuasi harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik.
"Hingga saat ini, strategi kita masih sama, yaitu dalam kondisi "survival mode" Artinya, kita selalu siap mengantisipasi gejolak atau dinamika perubahan yang cepat,"ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia di Jakarta, Senin.
Kondisi tersebut, lanjut dia, telah berlangsung sejak terjadinya krisis energi global pada Februari 2026.
Anggia menyampaikan bahwa pemerintah tentu berharap kondisi global segera membaik, namun tidak ada yang bisa menjamin konflik segera berakhir.
Oleh karena itu, Anggia mengatakan langkah yang diambil oleh Kementerian ESDM adalah melakukan diversifikasi sumber-sumber impor, baik untuk minyak mentah, maupun untuk bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
"Pemerintah juga terus memitigasi dan memperkuat stok energi untuk memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat," ujar Anggia. (end/ant)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info