IQPlus, (27/10) - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional melalui penyaluran pembiayaan untuk sektor infrastruktur digital dan kesehatan dengan total nilai sekitar Rp601,4 miliar.
Fasilitas tersebut disalurkan kepada PT Digital Gayana Ekagrata (DGE) untuk pengembangan pusat data hyperscale dan kepada PT Medan Kardia Indonesia untuk pembangunan Medan Heart Center di Medan, Sumatera Utara.
Presiden Direktur & CEO IIF Rizki Pribadi Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menyampaikan dukungan IIF untuk pengembangan pusat data diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal dan skalabel.
Sementara itu, pembiayaan untuk Medan Heart Center bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.
"Bagi IIF, sebuah inisiatif pembiayaan diukur tidak hanya dari penyelesaian proyek, tetapi juga dari nilai jangka panjang dan dampak positif yang dihadirkan bagi dunia usaha dan masyarakat," kata Rizki.
Lebih lanjut, pembiayaan kepada PT Digital Gayana Ekagrata merupakan bagian dari fasilitas pinjaman sindikasi senilai 20 juta dolar AS atau sekitar Rp358,3 miliar (kurs Rp17.916 per dolar AS per 24 September 2026).
Fasilitas ini akan mendukung pengembangan Tahap 1 GAIA Campus pusat data hyperscale, yang terdiri dari fasilitas CGK1 dan CGK2 dengan kapasitas gabungan 58,9 MW, berlokasi di Greenland International Industrial Center (GIIC), Bekasi, Jawa Barat.
Proyek ini akan menyediakan infrastruktur digital yang kritis untuk penyimpanan dan pengelolaan data, layanan berbasis teknologi, serta keberlangsungan operasional bisnis.
Ketersediaan infrastruktur pusat data hyperscale yang andal diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan mempercepat transformasi digital di berbagai industri.
Sementara fasilitas pembiayaan kepada PT Medan Kardia Indonesia tercatat sebesar Rp243,11 miliar untuk mendukung pengembangan dan operasional Medan Heart Center.
Medan Heart Center dikembangkan sebagai Rumah Sakit Khusus Jantung Kelas B dengan kapasitas minimal 75 tempat tidur, di atas lahan seluas kurang lebih 5.300 m2 dengan total luas bangunan sekitar 8.000 m2.
Rumah sakit ini akan dilengkapi dengan fasilitas komprehensif untuk layanan diagnostik, intervensi, dan perawatan kardiovaskular.
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan spesialis jantung dan pembuluh darah di Medan dan wilayah sekitarnya di Sumatera Utara, sehingga mengurangi kebutuhan rujukan jarak jauh dan memungkinkan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi di luar wilayah metropolitan besar.
IIF menyampaikan, kedua transaksi ini mencerminkan komitmen untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus menciptakan manfaat ekonomi dan sosial yang nyata.
Melalui kemampuan pembiayaan dan advisory, IIF menyatakan terus memfasilitasi proyek-proyek infrastruktur yang memperkuat daya saing, meningkatkan layanan publik, dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan Indonesia. (end/ant)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info