IQPlus, (23/7) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi industri perbankan Indonesia tetap kuat dan resilien di tengah meningkatnya volatilitas pasar global pada Juni 2026. Permodalan yang tebal serta likuiditas yang melimpah menjadi fondasi utama ketahanan perbankan nasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengungkapkan bahwa kinerja perbankan per Mei 2026 mencatatkan tren positif. Fungsi intermediasi berjalan optimal dengan penyaluran kredit yang tumbuh sebesar 11,51 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Pertumbuhan kredit tersebut berjalan seiring dengan ekspansi penghimpunan dana masyarakat. Dian mencatat, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan nasional tumbuh signifikan hingga mencapai 13,47 persen secara tahunan pada periode yang sama.
Di sisi kualitas aset, risiko kredit industri perbankan nasional dilaporkan berada pada level yang terjaga dan aman. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) Gross berada di posisi 2,17 persen, sedangkan NPL Net tercatat rendah di angka 0,84 persen.
Menjawab kekhawatiran gejolak pasar global, OJK menegaskan daya tahan likuiditas perbankan domestik masih sangat memadai (ample). Hal ini tecermin dari Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang mencapai 186,54 persen, jauh melampaui ambang batas minimal sebesar 100 persen.
Indikator likuiditas lainnya juga menunjukkan ketahanan yang tebal terhadap potensi risiko luar. Rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) tercatat sebesar 108,20 persen dari batas minimal 50 persen, sementara Alat Likuid terhadap DPK (AL/DPK) berada di level 24,74 persen dari threshold 10 persen.
Bantalan ketahanan modal (mitigation risk buffer) perbankan juga terbilang sangat kokoh untuk memitigasi dampak ketidakpastian global. Rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan nasional tercatat tebal di angka 23,74 persen, menegaskan kesiapan bank dalam menjaga stabilitas keuangan. (end)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info