← Kembali
Market News - EKOM
OJK SIAPKAN LANGKAH UNTUK PERKUAT PASAR MODAL
🕐 26/10/26 11:19 | IQPLUS
29840729

IQPlus, (26/10) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan tiga langkah lanjutan untuk memperkuat transparansi dan integritas pasar modal Indonesia. Langkah tersebut mencakup penyesuaian kebijakan keterbukaan informasi kepemilikan saham, peningkatan transparansi data kepemilikan efek, serta penguatan pengawasan perdagangan.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari agenda reformasi pasar modal yang terus berlanjut di tengah tekanan pasar.

Langkah pertama dilakukan melalui perpanjangan dan penyesuaian kebijakan terkait kewajiban keterbukaan informasi kepemilikan saham, termasuk ketentuan saham beredar di publik (free float) dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Kedua, OJK mendorong peningkatan transparansi data kepemilikan efek dengan memanfaatkan data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Menurut Hasan, data tersebut menjadi salah satu rujukan bagi investor dan penyedia indeks global untuk menilai kondisi kepemilikan saham di pasar modal Indonesia.

"Data KSEI menjadi salah satu rujukan penting bagi berbagai pihak dalam mengetahui kondisi kepemilikan saham. Data tersebut juga menjadi panduan bagi investor dan penyedia indeks global dalam melakukan penilaian terhadap kondisi pasar modal Indonesia," kata Hasan dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (26/10/2026).

Langkah ketiga adalah mendorong BEI meningkatkan pengawasan perdagangan untuk mendeteksi transaksi tidak wajar dan indikasi perdagangan terkoordinasi. OJK juga mendorong penguatan mekanisme tindak lanjut atas hasil pengawasan tersebut.

Hasan menegaskan, ketiga langkah itu ditujukan untuk meningkatkan transparansi sekaligus menjaga integritas perdagangan di pasar modal.

Menurut dia, reformasi pasar modal bukan sekadar respons terhadap perkembangan tertentu, melainkan agenda berkelanjutan yang mencakup peningkatan transparansi dan kredibilitas, perbaikan kualitas proses penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), penguatan pengawasan, serta penegakan hukum dan pemberian sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan.

Di sisi lain, OJK mencatat perkembangan komunikasi antara BEI dan penyedia indeks global, termasuk FTSE Russell. Komunikasi lanjutan tersebut telah berlangsung pada Jumat (23/10/2026).

"Pada saat yang sama, kami juga mencatat perkembangan konstruktif dari komunikasi lebih lanjut antara Bursa Efek Indonesia dengan index provider global lainnya, seperti FTSE Russell, yang telah dilakukan pada Jumat, 23 Oktober 2026," ujar Hasan.

OJK menyatakan akan melanjutkan agenda reformasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat keterbukaan informasi, pengawasan, dan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia. (end)

📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info