IQPlus, (31/7) - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menilai kehadiran Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dengan Bali ditunjuk sebagai salah satu lokasi, membuka peluang baru pertumbuhan ekonomi baru Pulau Dewata selain pariwisata.
Wamenkeu melalui siaran pers Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bali diterima di Denpasar, Jumat, mengajak jajaran Kementerian Keuangan di Bali untuk turut berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kalangan akademisi dalam mendukung terlaksananya kawasan strategis tersebut.
Juda di sela Townhall Meeting "Kemenkeu Satu Bali" di Aula Balai Diklat Keuangan Denpasar, Kamis (30/7) mengaku optimistis terhadap prospek perekonomian Bali yang semakin beragam ke depan, seiring langkah pemerintah memperkuat diversifikasi ekonomi daerah di luar sektor pariwisata.
Pemerintah menegaskan pembentukan PFII merupakan langkah strategis untuk membangun arsitektur baru sektor keuangan nasional yang mampu memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global, sekaligus tetap mengedepankan kepentingan nasional. (end/ant)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info