IQPlus, (7/8) - Bank sentral Tiongkok sedang menimbun lebih banyak emas di Hong Kong, menurut pihak-pihak yang mengetahui masalah ini; langkah tersebut diperkirakan akan mendukung upaya kota itu untuk menjadi pusat perdagangan emas batangan yang utama.
People's Bank of China (PBOC) telah mengakumulasi cadangan emas di Hong Kong selama beberapa bulan terakhir, ujar sumber-sumber tersebut, yang meminta agar identitas mereka tidak diungkapkan saat membahas masalah yang bersifat pribadi.
Penambahan terbaru ini mempercepat tren jangka panjang di mana PBOC memindahkan sebagian cadangan emasnya dari London kembali ke dalam negeri, tambah mereka.
Pemindahan logam mulia dari London ke Hong Kong tersebut diperkirakan akan terus berlanjut, kata sumber-sumber itu.
PBOC dan State Administration of Foreign Exchange lembaga yang mengawasi cadangan devisa Tiongkok tidak segera menanggapi pertanyaan yang dikirimkan melalui faks.
Seorang juru bicara dari Biro Layanan Keuangan dan Perbendaharaan Hong Kong menolak berkomentar.
Banyak bank sentral di seluruh dunia memilih untuk menyimpan sebagian cadangan logam mulia mereka di London pasar logam mulia yang dominan secara global karena hal itu memungkinkan mereka mengelola inventaris secara aktif dengan meminjamkan logam tersebut kepada bank-bank komersial.
Cadangan emas dalam jumlah besar juga menjadi sumber likuiditas yang penting.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah bank sentral termasuk bank sentral India dan Serbia telah memulangkan sebagian cadangan logam mulia mereka karena alasan keamanan atau politik.
PBOC juga tercatat sebagai salah satu pembeli emas terbesar di sektor resmi dunia; pembelian pada bulan Juni yang merupakan volume terbesar sejak Oktober 2023 menandai penambahan cadangan emas selama 20 bulan berturut-turut.
Dengan mengalihkan lebih banyak emas ke Hong Kong, PBOC menunjukkan dukungannya terhadap sistem kliring emas yang diluncurkan dalam tahap uji coba pada bulan Juli. (end/Bloomberg)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info