IQPlus, (28/7)- Badan Penerbangan Federal AS (FAA) mengatakan pada hari Senin (28 Juli) bahwa ratusan kursi pada pesawat Boeing 737 MAX yang terdaftar di AS mungkin memerlukan inspeksi jika pemasangannya salah dan perlu diperbaiki.
Jika tidak, kursi tersebut dapat melukai penumpang dan awak pesawat selama pendaratan darurat atau menghalangi lorong dan memperlambat evakuasi, kata badan tersebut.
Arahan kelaikan udara yang diusulkan FAA yang dikeluarkan pada hari Senin akan berlaku untuk 453 pesawat yang terdaftar di AS. Badan tersebut hanya memiliki yurisdiksi atas maskapai penerbangan AS, tetapi regulator asing biasanya mengikuti arahan FAA jika berlaku.
Arahan yang diusulkan ini muncul ketika Boeing berupaya meningkatkan kualitas produksinya dan meningkatkan output di bawah kepemimpinan CEO Kelly Ortberg. Masalah kualitas produksi terungkap pada awal tahun 2024 ketika panel penutup pintu terlepas dari pesawat Alaska Air 737 MAX yang hampir baru saat penerbangan.
FAA mengatakan dalam usulan arahan kelaikan udara bahwa mereka menerima laporan bahwa beberapa rakitan kursi penumpang tidak dipasang dengan benar di rel kursi.
Itu berarti rakitan tersebut dapat terlepas dari rel kursi jika terjadi peningkatan beban, turbulensi, atau pendaratan darurat, kata FAA.
"Kondisi ini, jika tidak ditangani, dapat mengakibatkan cedera pada penumpang dan awak kabin selama pendaratan darurat atau dapat menghalangi lorong, yang dapat memperlambat evakuasi," tambahnya.
Di setiap pesawat 737 MAX, mungkin terdapat hingga 69 rakitan kursi penumpang yang terpasang pada rel, dan perbaikan setiap rakitan diperkirakan membutuhkan waktu satu jam kerja dan tidak memerlukan suku cadang, kata FAA.
FAA tidak menyebutkan seberapa cepat maskapai penerbangan perlu memperbaiki masalah ini.
Seorang juru bicara Boeing mengatakan bahwa produsen pesawat tersebut mengeluarkan panduan kepada operator mengenai masalah ini pada Desember 2025.
"Kami mendukung FAA untuk mewajibkan panduan tersebut," kata juru bicara itu dalam sebuah email. (end/Reuters)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info