IQPlus, (7/8) - Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) cenderung stagnan pada Jumat pagi saat para pelaku pasar menantikan rilis data penting pasar tenaga kerja yang dijadwalkan keluar hari itu.
Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun yang menjadi acuan utama bagi suku bunga kredit perumahan (KPR), kredit kendaraan bermotor, dan utang kartu kredit bertahan stabil di angka 4,6719%.
Imbal hasil untuk tenor yang lebih pendek maupun lebih panjang juga tidak mengalami perubahan. Imbal hasil Treasury tenor 2 tahun, yang pergerakannya lebih erat mengikuti keputusan suku bunga jangka pendek Federal Reserve, tetap stabil di level 4,2431%. Sementara itu, imbal hasil Treasury tenor 30 tahun, yang biasanya bereaksi terhadap perkembangan geopolitik yang lebih luas, tidak berubah di angka 5,2189%.
Para pelaku pasar tengah menantikan rilis data penting pasar tenaga kerja untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kondisi ekonomi AS serta potensi dampaknya terhadap keputusan suku bunga Federal Reserve, di tengah kenaikan harga energi pada hari Jumat.
Para ekonom memperkirakan data *nonfarm payrolls* bulan Juli akan menunjukkan penambahan 83.000 lapangan kerja, sementara tingkat pengangguran diprediksi tetap stabil di angka 4,2%.
Dan Lacalle, kepala ekonom di Tressis, menyatakan bahwa kenaikan suku bunga oleh The Fed akan berdampak negatif bagi perekonomian, khususnya bagi pasar tenaga kerja.
"Tidak masuk akal bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga," ujar Lacalle kepada program "Squawk Box Europe" di CNBC pada hari Jumat. Ia menyebutkan bahwa "tidak ada tanda-tanda" ekonomi AS mengalami *overheating* (pertumbuhan yang terlalu cepat hingga memicu inflasi), seraya menambahkan bahwa data inti CPI dan PCE mengindikasikan kenaikan suku bunga tidak akan berdampak pada harga energi. (end/CNBC)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info