IQPlus, (13/8) - Indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup menguat pada hari Rabu (12 Agustus), didorong oleh hasil kinerja kuartalan yang positif dari CoreWeave dan perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) lainnya.
Hal ini terjadi di tengah data inflasi yang moderat, yang memperkuat keyakinan bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada bulan September.
Harga konsumen AS hampir tidak mengalami kenaikan pada bulan Juli seiring turunnya harga bensin selama dua bulan berturut-turut, sementara inflasi inti tetap terkendali; kondisi ini semakin mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve bulan depan.
"Angka-angka yang keluar sesuai dengan perkiraan. Reaksi pasar cenderung positif karena sebelumnya ada kekhawatiran hasilnya akan lebih buruk daripada kenyataannya. Pasar kini beranggapan bahwa The Fed tidak terdorong untuk menaikkan suku bunga," ujar Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth yang berbasis di Fairfield, Connecticut.
Saham CoreWeave melonjak 19 persen setelah perusahaan *cloud* berbasis AI tersebut menaikkan proyeksi belanja modal tahunannya dan mencatatkan kinerja laba kuartal kedua yang melampaui estimasi.
Saham perusahaan operator pusat data juga mengalami kenaikan; Iren menguat hampir 10 persen dan Applied Digital naik 4,9 persen.
Saham perusahaan pusat data Nebius Group melonjak 34 persen, didorong oleh kinerja kuartal kedua yang melampaui ekspektasi.
Super Micro Computer melesat 19 persen setelah produsen server AI tersebut memproyeksikan pendapatan tahun fiskal 2027 di atas perkiraan Wall Street.
Saham-saham produsen cip mencatatkan kenaikan, dengan Nvidia naik 3 persen dan Micron Technology menguat 4,9 persen.
Indeks Semikonduktor PHLX naik sekitar 2,5 persen. Harga masih turun sekitar 15 persen dari rekor penutupan tertinggi pada 22 Juni.
S&P 500 naik 0,26 persen mengakhiri sesi pada 7.748,50 poin. Patokannya naik sekitar 13 persen sejauh ini pada tahun 2026.
Nasdaq naik 0,54 persen menjadi 26.588,49 poin pada sesi tersebut, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,04 persen menjadi 53.770,27 poin.
Delapan dari 11 indeks sektor S&P 500 menguat, dipimpin oleh sektor real estat, yang naik 1,08 persen, diikuti oleh kenaikan 1,06 persen pada sektor teknologi informasi.
Indikator ketakutan Wall Street, Indeks Volatilitas Cboe, turun 0,8 poin menjadi 14,45, level terendah sejak Januari. (end/Reuters)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info