← Kembali
Market News - INEW
IRAN TAK AKAN BUKA SELAT HORMUZ KECUALI AS PENUHI SYARAT
🕐 10/08/26 14:22 | IQPLUS
22151710

IQPlus, (10/8) - Iran menyatakan sedang mendekati kesepakatan akhir dengan Oman untuk menetapkan jalur pelayaran baru di antara kedua negara yang melintasi Selat Hormuz, namun menegaskan kembali bahwa AS harus memenuhi syarat-syarat lain termasuk pemberian kompensasi serta penghentian sanksi dan ancaman militer sebelum jalur perairan strategis tersebut dibuka kembali.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat bahwa Iran dan Oman hampir mencapai kesepakatan yang dapat membuka jalan bagi pemulihan jalur pelayaran yang aman melalui selat tersebut; selat ini merupakan jalur utama pengiriman minyak dan gas sebelum Iran memblokir Hormuz sebagai tanggapan atas serangan AS dan Israel terhadap Teheran yang dimulai pada akhir Februari.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan pada hari Minggu bahwa kesepakatan dengan Oman mengenai selat tersebut sudah memasuki "tahap akhir", namun ia menegaskan kembali pernyataan hari Sabtu bahwa Teheran tidak akan membuka kembali jalur tersebut kecuali AS memenuhi tuntutan tertentu yang diajukan Teheran.

Kesepakatan dengan Iran ini akan menetapkan jalur pelayaran baru yang akan digunakan setelah AS memenuhi syarat-syarat tersebut dan selat dibuka kembali, demikian kutipan pernyataan Araqchi oleh kantor berita Iran, Mehr.

Iran dan AS tidak sedang melakukan pembicaraan langsung, dan Teheran tidak akan memulainya selama Washington melanggar kesepakatan sementara yang ditandatangani pada bulan Juni, ujar Araqchi, seraya menambahkan bahwa pesan-pesan tetap dipertukarkan melalui pihak perantara.

Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Axios bahwa AS mengambil pendekatan "tidak mencolok" (*low-key*) terhadap Iran.

"Kami hanya melakukan negosiasi setengah-setengah dengan mereka. Kami hanya mengamati Iran dengan tingkat inflasi yang sangat tinggi dan fakta bahwa mereka tidak memiliki uang."

SYARAT-SYARAT TERMASUK PEMBERIAN KOMPENSASI
Araqchi mengatakan pembukaan kembali selat tersebut sebagian bergantung pada kesediaan AS membayar kompensasi atas kerusakan yang diakibatkan oleh serangan luas terhadap Iran.

Sekretaris badan keamanan nasional tertinggi Iran, Mohammad Baqer Zolqadr, juga menyebutkan syarat-syarat lain, yaitu: mengakhiri ancaman lebih lanjut dari AS terhadap Iran; menghentikan agresi terhadap Iran serta sekutunya di Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak; mengakhiri blokade angkatan laut AS di Teluk; serta mencabut sanksi terhadap Iran; dan pencairan aset Iran yang dibekukan.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran lebih dari lima bulan yang lalu. Trump menyatakan bahwa serangan tersebut bertujuan mencegah Republik Islam itu mengembangkan senjata nuklir dan melemahkan kemampuannya dalam mengancam kawasan tersebut.

Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata pada bulan Juni, namun AS kembali memberlakukan blokade terhadap pelayaran Iran di Teluk pada bulan Juli sebuah langkah yang menurut Teheran melanggar gencatan senjata, yang pada saat itu sebenarnya sudah gagal. (end/Reuters)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info