← Kembali
Market News - INEW
TIONGKOK DIPERKIRAKAN PERTAHANKAN LAGI SUKU BUNGA ACUAN PINJAMAN
🕐 19/10/26 14:39 | IQPLUS
29152781

IQPlus, (19/10) - Tiongkok diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan pinjaman untuk bulan ke-17 berturut-turut pada bulan Oktober, menurut survei Reuters. Hal ini terjadi setelah data PDB kuartal ketiga yang lebih baik dari perkiraan mengurangi kemungkinan pelonggaran kebijakan dalam waktu dekat.

*Loan Prime Rate* (LPR) suku bunga yang biasanya dikenakan kepada nasabah bank dengan kelayakan kredit terbaik dihitung setiap bulan setelah 20 bank komersial yang ditunjuk mengajukan usulan suku bunga kepada Bank Sentral Tiongkok (People's Bank of China/PBOC).

Dalam survei Reuters terhadap 22 pelaku pasar yang dilakukan minggu ini, seluruh responden memprediksi bahwa LPR tenor satu tahun dan lima tahun akan tetap tidak berubah, masing-masing di angka 3,00% dan 3,50%, pada tinjauan yang akan berlangsung hari Selasa mendatang.

Pertumbuhan ekonomi Tiongkok bangkit dari level terendah dalam tiga tahun pada kuartal ketiga, didorong oleh lonjakan ekspor yang mampu mengimbangi kehati-hatian konsumen dalam berbelanja. Meski demikian, para analis memperingatkan bahwa ketergantungan yang kian besar pada faktor eksternal justru memperdalam ketidakseimbangan struktural.

Para pelaku pasar memperkirakan Beijing akan mampu mencapai target pertumbuhan tahun 2026 sebesar 4,5%-5,0% tanpa perlu tambahan stimulus, didukung oleh awal tahun yang kuat serta sejumlah dukungan fiskal dan moneter moderat yang diberikan baru-baru ini.

Konsensus yang kuat mengenai kebijakan LPR yang tetap stabil muncul di tengah langkah beberapa ekonomi besar dunia yang cenderung memperketat kebijakan moneter guna meredam tekanan inflasi, sementara imbal hasil obligasi jangka panjang Tiongkok justru berada di dekat level terendah dalam 15 bulan.

Para investor kini menantikan forum keuangan penting di Beijing sore ini, di mana Gubernur PBOC, Pan Gongsheng, dijadwalkan untuk berbicara. Forum ini diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter Tiongkok ke depan.

Sementara itu, harga rumah baru di Tiongkok kembali turun pada bulan September, memperpanjang tren pelemahan yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun. Kondisi ini mengindikasikan bahwa dukungan kebijakan yang ada belum mampu memicu pemulihan permintaan perumahan secara luas. (end/Reuters)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info