IQPlus, (22/7) - Presiden Donald Trump mengatakan obat generik yang diimpor ke AS akan menghadapi tarif nol selama dua tahun mulai 1 Agustus, sebelum tarif 100% diberlakukan pada Agustus 2028 dan meningkat menjadi 200% setahun kemudian.
Jadwal bertahap ini dimaksudkan untuk mendorong produsen obat generik memindahkan produksi ke dalam negeri, kata Trump dalam unggahan media sosial pada hari Selasa, menggambarkan peningkatan tarif tersebut sebagai "hukuman" bagi perusahaan yang tidak membangun pabrik dan fasilitas di AS dalam masa tenggang.
Tarif untuk obat-obatan yang dipatenkan dan bermerek akan tetap tidak berubah, kata Trump. Presiden memberlakukan tarif 100% pada produk dan bahan farmasi yang dipatenkan berdasarkan Pasal 232 pada 2 April, sementara mengecualikan obat generik, biosimilar, dan bahan terkait. Produsen obat yang lebih besar diberi waktu 120 hari sebelum tarif 100% diberlakukan, dan produsen obat yang lebih kecil, yang bergantung pada produsen kontrak, memiliki waktu 180 hari sebelum tarif tersebut berlaku.
Lebih dari selusin produsen obat besar, termasuk Eli Lilly, Pfizer, dan Novo Nordisk, telah mencapai kesepakatan dengan Trump untuk menurunkan harga obat baru dan yang sudah ada. Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari kebijakan "negara paling disukai" presiden, yang mengaitkan harga obat AS dengan harga yang lebih murah di luar negeri, dan membebaskan perusahaan-perusahaan tersebut dari tarif selama tiga tahun.
Trump telah menggunakan ancaman tarif dan kebijakan penetapan harga negara paling disukai untuk menekan produsen obat agar tidak membebankan biaya kepada warga Amerika lebih tinggi daripada pasien di negara-negara berpenghasilan tinggi lainnya.
Taruhannya sangat tinggi bagi India, karena perusahaan farmasi negara tersebut memasok hampir 50% dari semua obat generik yang dikonsumsi di Amerika. AS menyumbang sekitar sepertiga dari ekspor farmasi India, sebagian besar berupa versi yang lebih murah dari obat-obatan populer, setiap tahunnya. Perusahaan-perusahaan Tiongkok mendominasi pasokan hulu bahan aktif farmasi, seperti amoksisilin dan heparin. (end/CNBC)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info