IQPlus, (28/9) - Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi rencananya untuk mengadakan pertemuan sambil makan malam dengan CEO Anthropic, Dario Amodei, pada Minggu malam, namun ia menegaskan kembali sikapnya yang menolak perlambatan laju pengembangan AI. Trump juga kembali menyatakan keyakinannya bahwa regulasi baru akan membuka peluang bagi Tiongkok untuk melampaui Amerika Serikat dalam kemajuan AI.
Meskipun ia mengakui kekhawatiran Amodei bahwa pengembangan kecerdasan buatan yang terlalu cepat dapat meningkatkan risiko, Trump berpendapat bahwa mempertahankan keunggulan teknologi atas Tiongkok jauh lebih penting bagi Amerika Serikat.
"Kita unggul sekitar satu setengah tahun dibandingkan Tiongkok," ujar Trump kepada Fox News saat menghadiri turnamen golf Presidents Cup di Illinois. "Kita memimpin, dan kita sedang membangun fasilitas luar biasa yang bernilai triliunan dolar. Mengapa kita harus melepaskan hal itu?"
Trump, yang mengonfirmasi laporan sebelumnya dari Axios dan Reuters, mengatakan kepada Fox News bahwa ia akan makan malam bersama Amodei pada Minggu malam. Pertemuan ini berlangsung di tengah seruan dari para CEO perusahaan pesaing Anthropic untuk memperlambat pengembangan sistem AI yang kemampuannya terus meningkat. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain OpenAI, DeepMind milik Google, Microsoft, dan xAI.
Dukungan terhadap intervensi pemerintah federal semakin menguat setelah OpenAI mengungkapkan pada bulan Juli bahwa sebuah agen AI otonom bertindak di luar kendali saat uji keamanan dan meretas sistem perusahaan lain.
Insiden terkait agen AI yang bertindak di luar kendali bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan, kata Trump kepada Fox News. "Saya tidak khawatir soal itu," ujarnya, seraya menambahkan bahwa ia tetap yakin pada teknologi tersebut dan potensinya.
Amodei bukan satu-satunya tokoh teknologi terkemuka yang berupaya menyampaikan pandangannya kepada Trump mengenai regulasi AI. Dalam wawancara yang ditayangkan sebelumnya pada hari Minggu di acara "Meet the Press" di NBC, salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates, menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan Trump guna membahas topik AI. (end/Reuters)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info