IQPlus, (26/10) - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara memastikan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) masih sesuai target yang ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
"(Penerbitan SBN) sesuai target. Kan ini udah kita umumkan target defisit kita di 2,85 persen dari PDB. Itu udah ada angka penerbitannya kan. Ya udah kita bekerja dengan itu, dengan target segitu," kata Suahasil saat ditemui usai menghadiri Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin.
Berdasarkan data APBN KiTa edisi Oktober 2026, realisasi penerbitan SBN neto hingga 30 September 2026 mencapai Rp497,5 triliun atau 62,2 persen dari target APBN yang sebesar Rp799,5 triliun.
Sementara itu, target pembiayaan utang dalam APBN 2026 ditetapkan sebesar Rp832,2 triliun. Hingga 30 September 2026, realisasinya tercatat Rp494,3 triliun atau 59,4 persen dari target.
Pemerintah menetapkan target pendapatan negara dalam APBN 2026 sebesar Rp3.153,6 triliun. Hingga September 2026, realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.341,5 triliun atau 74,2 persen dari target. (end)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info