IQPlus, (22/10) - PT Bank Aladin Syariah Tbk menyepakati pembiayaan modal kerja senilai Rp24,9 miliar bagi tiga perusahaan di sektor perdagangan makanan dan minuman serta konstruksi bangunan ritel dalam rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.
"Bagi kami, pembiayaan harus berangkat dari kebutuhan nyata pelaku usaha," kata Direktur Bank Aladin Syariah Jo Anula Putra dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan kesepakatan yang ditandatangani pada Jumat (16/10) tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan kelangsungan kegiatan usaha di sektor riil.
Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Dunia Boga Indonesia yang bergerak di bidang perdagangan makanan dan minuman, serta PT Hanif Tunggal Mandiri dan PT Dwiyasa Gemilang Abadi yang bergerak di bidang konstruksi bangunan ritel.
Menurut perseroan, pembiayaan bagi PT Dunia Boga Indonesia diharapkan dapat mendukung kegiatan perdagangan makanan dan minuman, termasuk pengelolaan pasokan serta pemenuhan permintaan pasar.
Sementara itu, pembiayaan kepada PT Hanif Tunggal Mandiri ditujukan untuk menunjang proyek pembangunan gerai Alfamart, sedangkan PT Dwiyasa Gemilang Abadi untuk pembangunan gerai Alfamidi di berbagai wilayah Indonesia.
Jo menjelaskan pembiayaan modal kerja berperan dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan, mulai dari pengadaan barang dan pengelolaan persediaan hingga pemenuhan kebutuhan pelaksanaan proyek.
Menurut dia, dukungan pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas usaha dapat membantu perusahaan meningkatkan kegiatan produktif sekaligus memperkuat sektor riil.
"Melalui kerja sama ini, kami berharap pembiayaan yang disalurkan dapat membantu perusahaan mengembangkan usahanya sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang lebih luas," ujarnya.
Perseroan juga memanfaatkan kolaborasi dalam ekosistem Alfa Group untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang terhubung dengan kegiatan perdagangan dan konstruksi ritel.
Jo mengatakan kerja sama tersebut diharapkan turut membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang melalui kegiatan ekonomi yang terhubung dengan ekosistem usaha tersebut.
Kendati demikian, ia menekankan bahwa pengembangan pembiayaan harus tetap mempertimbangkan kemampuan debitur dan prinsip kehati-hatian agar pertumbuhan usaha berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.
"Kami ingin layanan Bank Aladin Syariah bisa membantu mereka dalam menjaga kelancaran bisnisnya dan memanfaatkan peluang yang ada, dengan tetap memperhatikan kemampuan usaha dan prinsip kehati-hatian," katanya. (end/ant)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info