← Kembali
Market News - COMD
BITCOIN DAN ETHER NAIK SAAT TRUMP DESAK KONGRES SAHKAN CRYPTO CLARITY ACT
🕐 20/08/26 13:16 | IQPLUS
23147724

IQPlus, (20/8) - Bitcoin, Ether, dan mata uang kripto lainnya melonjak setelah Presiden AS Donald Trump mendesak Kongres untuk mengesahkan rancangan undang-undang yang diperkirakan akan mendorong pertumbuhan sektor ini.

Trump juga mengisyaratkan rencana pengaturan terhadap Hyperliquid, sebuah bursa terdesentralisasi yang kian populer di kalangan pedagang sebagai pusat perdagangan kontrak berjangka abadi (*perpetual futures*). Menurut data CoinGecko, nilai token Hyperliquid naik sekitar 20% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS (*Treasury*) turut mendorong aktivitas perdagangan ETF iShares Bitcoin Trust (IBIT); volume perdagangannya bahkan sudah mencapai lebih dari 4,5 kali lipat rata-rata 30 hari sebelum munculnya berita terkait Hyperliquid. Volatilitas Bitcoin, yang diukur melalui Indeks BVIV dari Volmex Labs, naik ke angka di atas 43,5 setelah sempat menyentuh titik terendah tahun ini di level 35,5 pada hari Jumat.

Pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai peningkatan signifikan dalam pembelian kembali (*buyback*) obligasi tenor 20 dan 30 tahun telah menyebabkan penurunan imbal hasil secara signifikan. Hal ini juga meningkatkan daya tarik aset berisiko lebih tinggi, seperti Bitcoin, bagi para investor, menurut Charlie Hayward, direktur regional APAC di RootstockCollective.

Pergerakan harga Bitcoin mencerminkan keselarasan antara faktor makroekonomi dan katalis kebijakan, menurut Max Stuedlein, kepala Kemitraan di Sygnum APAC.

"Keputusan Departemen Keuangan untuk melipatgandakan pembelian kembali utang pemerintah berjangka panjang bertujuan mengatasi kekhawatiran terkait imbal hasil jangka panjang; saat ini, biaya pinjaman meningkat akibat kekhawatiran mengenai tingkat utang AS serta fenomena *crowding out* (penggeseran akses pendanaan) sebagian yang disebabkan oleh penerbitan utang perusahaan teknologi berskala masif (*hyperscaler*)," ujarnya.

Geoffrey Kendrick, kepala global riset aset digital di Standard Chartered, mencatat bahwa pengumuman Departemen Keuangan AS untuk meningkatkan dukungan pada obligasi tenor panjang ini "persis seperti situasi yang disukai Bitcoin."

"Investor kini sebaiknya bersiap menghadapi pergerakan harga menuju level $100.000 pada akhir tahun 2026," tambah Kendrick.

"Pergerakan pasar kripto dalam beberapa hari terakhir sangat masif hingga memicu likuidasi posisi *short* terbesar kedua dalam sejarah," kata Thomas Lee, salah satu pendiri sekaligus kepala riset di Fundstrat, seraya menambahkan bahwa pergerakan besar tersebut telah mendorong harga Ether ke level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Menurut data CoinGecko, harga Ether naik sekitar 19% dalam tujuh hari terakhir menjadi $2.251.

Selama enam minggu terakhir, Bitcoin tertahan di antara level *support* di kisaran $62.000 dan *resistance* di $66.000 situasi yang "cukup membuat frustrasi para pedagang kripto akibat minimnya volatilitas, bahkan setelah harga Bitcoin turun hingga separuh dari rekor tertingginya yang dicapai Oktober lalu," ujar David Morrison, analis pasar senior di Trade Nation. (end/CNBC)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info