← Kembali
Stock News - CSRA
CSRA BUKUKAN PENDAPATAN RP2,07 TRILIUN DI KUARTAL III 2026
🕐 30/10/26 09:10 | IQPLUS
30232727

IQPlus, (30/10) - PT Cisadane Sawit Raya Tbk (Kode Saham Bloomberg: CSRA IJ) hari ini mengumumkan hasil kinerja keuangan dan operasional untuk periode kuartal ketiga yang berakhir pada 30 September 2026, selanjutnya disebut sebagai 9M26.

Dalam siaran pers CSRA (30/10) disebutkan Komitmen bertumbuh tercermin dari kinerja keuangan yang solid Pendapatan melonjak 55,2% menjadi Rp2,07 triliun, dibandingkan Rp1,33 triliun pada 9M25. Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, laba operasi meningkat 17,3% menjadi Rp354,58 miliar, dengan marjin operasi sebesar 17,1%. Pencapaian ini terutama didorong oleh peningkatan produksi CPO dan Kernel, yang diperkuat oleh kenaikan harga jual rata-rata dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kombinasi pertumbuhan volume produksi dan harga jual yang lebih baik menjadi katalis utama dalam memperkuat kinerja operasional dan profitabilitas Perseroan selama periode berjalan.

Penguatan Keunggulan operasional untuk menjaga momentum pertumbuhan usaha

Laba bersih melompat menjadi Rp306,09 miliar, mencerminkan peningkatan sebesar 43,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp213,92 miliar. Pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan laba bersih menyebabkan marjin laba bersih mengalami penyesuaian pada periode berjalan, sehingga marjin laba bersih sedikit menurun dari 16,0% menjadi 14,8%.

Posisi Keuangan Yang Solid Memperkuat Momentum Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Total aset sebesar Rp2,77 triliun, dengan peningkatan signifikan terutama pada persediaan naik sebesar Rp55,53 miliar, sehingga total aset naik dari posisi pada 31 Desember 2025 sebesar Rp2,52 triliun. Total liabilitas perusahaan pada 9M26 mencapai Rp998,03 miliar, turun 5,4% dibandingkan dengan Rp1,05 triliun pada akhir 2025, sementara ekuitas mencapai Rp1,77 triliun, meningkat signifikan dari Rp1,47 triliun pada akhir 2025.

Fundamental Perseroan Menopang Pertumbuhan Strategis

Rasio utang berbunga bersih terhadap ekuitas berada di angka 0,50x, lebih rendah dibandingkan tingkat 2025 yang sebesar 0,61x menunjukkan struktur permodalan semakin sehat. Selain itu, rasio lancar menunjukkan indikator yang aman, yaitu 2,11x, dengan rasio utang terhadap EBITDA di 1,85x dan utang bersih terhadap EBITDA di 1,65x, berada pada level yang lebih aman.

Perseroan merayakan hari jadinya yang ke 43 tahun pada tanggal 28 Oktober 2026 dengan keberhasilan membukukan penjualan tertinggi sepanjang sejarah mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menangkap peluang pertumbuhan berkelanjutan ditengah dinamika industri. Di momen spesial ini, Perusahaan berencana untuk membagikan dividen interim sebesar Rp15,- per saham atau senilai total Rp30.750.000.000,-. Pembayaran dividen interim akan dilaksanakan pada tanggal 13 November 2026 kepada para pemegang saham yang berhak.

Produktivitas yang unggul menjadi katalis bagi pertumbuhan bisnis dan penciptaan nilai

Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp2,07 triliun, meningkat dari Rp1,33 triliun pada 9M25. Peningkatan kinerja didorong oleh pertumbuhan produksi CPO dan Kernel seiring beroperasinya secara penuh ketiga PKS Perusahaan, serta kenaikan harga jual rata-rata dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Harga jual CPO meningkat sekitar 5,9% YoY pada 9M26, sedangkan harga jual Tandan Buah Segar (TBS) dan kernel juga naik masing-masing sebesar 6,0% dan 8,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan memproyeksikan pertumbuhan produksi dalam jangka panjang, seiring dengan semakin besarnya proporsi tanaman yang memasuki usia prima dan mencapai potensi produktivitas optimal.

Untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan tersebut, Perusahaan secara konsisten melaksanakan program peremajaan tanaman (replanting) dengan menggunakan varietas benih unggul pada tanaman yang telah memasuki usia lanjut. Inisiatif ini ditujukan untuk mempertahankan produktivitas kebun sekaligus memperkuat potensi produksi dalam jangka panjang.

Sejalan dengan strategi tersebut, CSRA terus memprioritaskan peningkatan produktivitas TBS melalui penerapan praktik agronomi terbaik, termasuk strategi pemupukan yang terukur, tepat sasaran, dan berorientasi pada optimalisasi hasil. Pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas dan efisiensi pengelolaan kebun, tetapi juga memperkuat fondasi pertumbuhan usaha serta memastikan keberlanjutan operasional Perusahaan dalam jangka panjang. Pada 9M26, yield TBS berada di angka 14,6 ton/ha, meningkat dari 14,1 ton/ha yang dicapai pada 9M25 yang merupakan hasil dari penerapan praktik agronomi yang mumpuni.

CSRA mengintegrasikan pengelolaan risiko finansial dan non-finansial secara proaktif di seluruh lini operasional sebagai fondasi untuk menjaga ketahanan bisnis, memitigasi potensi gangguan, dan memastikan keberlanjutan pertumbuhan Perusahaan dalam jangka panjang. Pengelolaan risiko dan operasional yang efektif mendorong efisiensi biaya serta berkontribusi langsung terhadap peningkatan laba kotor Perusahaan menjadi sebesar Rp553,24 miliar pada 9M26, mencerminkan peningkatan 15,4% dibandingkan Rp479,26 miliar pada 9M25, dengan marjin 26,7% pada 9M25, turun dari 35,9% pada 9M25 akibat dari pembelian TBS luar dan kenaikan harga bahan bakar.

Peningkatan penjualan menjadi pendorong utama pertumbuhan laba kotor dan penguatan profitabilitas Perusahaan sesuai dengan strategi optimalisasi PKS yang sedang dijalankan oleh CSRA. Sehingga penurunan marjin kotor tersebut terimbangi dengan adanya kenaikan pada laba bersih.

Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, CSRA mencatat laba operasi 9M26 sebesar Rp354,58 miliar, yang menunjukkan peningkatan 17,3% dibandingkan Rp302,42 miliar pada 9M25, dengan marjin 17,1%, dibandingkan 22,7% pada periode yang sama tahun lalu. Kinerja laba operasi yang baik ini berdampak positif pada melonjaknya laba bersih 9M26 yang kuat sebesar Rp306,09 miliar, meningkat 43,1% YoY dari Rp213,92 miliar pada periode yang sama tahun lalu. (end)





📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info