← Kembali
Market News - EKOM
AKSELERASI DEMUTUALISASI, BEI KANTONGI MINAT INVESTOR POTENSIAL
🕐 12/08/26 12:58 | IQPLUS
22346614

IQPlus, (12/8) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai mencatatkan kemajuan substantif dalam rencana aksi korporasi demutualisasi bursa. Self-Regulatory Organization (SRO) bursa mengonfirmasi telah mengantongi indikasi minat dari sejumlah investor potensial untuk masuk dalam struktur permodalan BEI.

Langkah transformasi struktur kepemilikan ini merupakan bentuk pemenuhan amanat Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Untuk menindaklanjuti keterlibatan calon investor tersebut, BEI saat ini tengah menggelar diskusi intensif bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta jajaran pemegang saham eksisting.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyampaikan bahwa penetapan skema masuknya modal baru ini dirancang untuk mendukung efisiensi dan transparansi tata kelola pasar modal nasional.

"Telah terdapat investor potensial yang menyatakan minat untuk berinvestasi pada BEI dalam rangka pelaksanaan demutualisasi Bursa sesuai Undang-Undang serta aturan yang berlaku," ujar Jeffrey dalam konferensi pers virtual, Rabu (12/8/2026).

Meski demikian, Manajemen BEI menegaskan komitmennya untuk tetap mempertahankan independensi operasional dan fungsi pengawasan pasar modal (self-regulatory organization/SRO). "Adapun kepemilikan saham oleh pihak-pihak tersebut akan tetap mempertahankan independensi Bursa Efek," tegas Jeffrey.

Tahapan Skema : Private Placement atau IPO?

Dari sisi eksekusi teknis, peta jalan (roadmap) demutualisasi BEI sepertinya bakal ditempuh melalui dua tahapan utama. Tahap awal dilakukan via mekanisme private placement (penempatan saham tertutup). Selanjutnya dapat juga melalui skema penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) kepada publik.

Meski demikian, manajemen menegaskan tidak akan terburu-buru melantai di bursa dalam waktu dekat. "Terkait mekanisemenya, mungkin keduanya, mungkin tidak saat bersamaan, baik private placement maupun IPO. Namun secara realistis, tidak melakukan IPO dalam waktu dekat. Namun menurut saya, IPO hal yang realistis," pungkas Jeffrey. (end)

📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info