← Kembali
Market News - EKOM
PLN PROYEKSIKAN KEBUTUHAN GAS PEMBANGKIT TUMBUH 4,5 PERSEN PER TAHUN
🕐 06/08/26 10:14 | IQPLUS
21736860

IQPlus, (6/8) - PT PLN (Persero) memproyeksikan kebutuhan gas untuk pembangkit listrik nasional tumbuh rata-rata 4,5 persen per tahun dari 1.748 billion British thermal unit per day (BBTUD) pada 2026 menjadi 2.490 BBTUD pada 2034.

Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, yang juga Pelaksana Harian Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Rakhmad Dewanto, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan seiring pertumbuhan tersebut, porsi LNG dalam pasokan gas PLN diperkirakan meningkat dari 57 persen menjadi 67 persen, yang mempertegas peran LNG sebagai tulang punggung keandalan sistem kelistrikan sekaligus penopang transisi energi nasional.

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan tersebut, menurut dia, PLN EPI memperkuat pengamanan pasokan melalui kontrak gas dan LNG jangka panjang bersama West Natuna Exploration Limited (WNEL), Mubadala Energy, INPEX, dan South Hub.

"Kerja sama tersebut mencakup pasokan gas hingga 300 BBTUD dan kontrak LNG lebih dari 49 juta ton, sehingga memberikan kepastian pasokan energi primer bagi sistem kelistrikan nasional dalam jangka panjang," ujar Rakhmad saat menyampaikan paparannya dalam Acara The 5th IndoPACIFIC LNG _Summit_ 2026 di Jimbaran, Badung, Bali.

Selain mengamankan pasokan, lanjutnya, PLN juga mempercepat pembangunan infrastruktur LNG nasional melalui pengembangan FSRU di Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Cilegon, pembangunan klaster gasifikasi di Indonesia Timur, serta peningkatan kapasitas penyimpanan LNG nasional menjadi sekitar 1,2 juta meter kubik dengan kapasitas regasifikasi mencapai 3.850 MMSCFD.

Infrastruktur tersebut dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas distribusi LNG sekaligus memperkuat ketahanan rantai pasok energi di tengah dinamika geopolitik global.

"Kita tetap mendorong peningkatan energi baru dan terbarukan. Namun, sistem kelistrikan juga harus tetap andal. Di sinilah gas memiliki peran strategis untuk menjaga keseimbangan antara keamanan energi, keterjangkauan harga, dan keberlanjutan," kata Rakhmad.

Melalui penguatan kontrak pasokan jangka panjang, percepatan pembangunan infrastruktur LNG, dan diversifikasi rantai pasok energi primer, PLN terus membangun sistem energi yang semakin tangguh, fleksibel, dan berkelanjutan.

Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan energi nasional, mempercepat integrasi energi baru terbarukan, serta mendukung implementasi prinsip ESG dan pencapaian target net zero emissions Indonesia. (end)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info