IQPlus, (24/7) - HSBC telah setuju untuk menjual bisnis asuransi jiwa dan kesehatan Singapura kepada Allianz Jerman dalam kesepakatan yang menilai unit tersebut sebesar S$2,7 miliar ($2,09 miliar), kata perusahaan-perusahaan tersebut pada hari Jumat.
Penjualan ini diharapkan menghasilkan keuntungan sebelum pajak sebesar $1,8 miliar dan meningkatkan rasio ekuitas inti Tier 1 Grup HSBC hingga 15 basis poin, kata bank tersebut.
Penjualan ini menandai langkah lain dalam upaya CEO HSBC Georges Elhedery untuk menyederhanakan bank terbesar di Eropa dan mengalokasikan kembali modal ke bisnis dan pasar yang menawarkan pengembalian yang lebih kuat, sambil mempertahankan Singapura sebagai pusat perbankan kekayaan dan grosir utama.
Transaksi ini juga memberikan Allianz kesempatan langka untuk berekspansi di Singapura, pasar yang kaya dan diatur dengan ketat di mana jaringan distribusi dan kemitraan bancassurance sangat dihargai.
"Transaksi ini memperkuat kepercayaan kami pada Singapura HSBC Life Singapore telah membangun bisnis yang berkembang pesat dan dipercaya oleh pelanggan dan mitra, yang didukung oleh keahlian lokal yang mendalam," kata CEO Regional Allianz Asia Pasifik, Anusha Thavarajah.
Setelah divestasi yang direncanakan pada awal tahun 2027, HSBC akan menandatangani perjanjian distribusi bancassurance selama 15 tahun dengan Allianz untuk menjual produk asuransi di Singapura, yang didukung oleh pembayaran di muka sebesar S$200 juta.
HSBC mengungkapkan pada bulan Mei bahwa peninjauan bisnis manufaktur asuransi HSBC Life Singapore sedang berlangsung.
Kesepakatan ini terjadi ketika HSBC memperluas bisnis asuransinya yang lebih luas. Pendapatan asuransi naik 16% year-on-year pada kuartal pertama, membantu mendorong peningkatan 18% dalam pendapatan kekayaan triwulanan, bahkan ketika bank terus membentuk kembali jejak globalnya dan fokus pada pasar kekayaan dan perbankan korporat inti Asia.
HSBC Holdings membeli aset Singapura milik perusahaan asuransi Prancis Axa seharga $529 juta pada tahun 2022.
Bank-bank global telah memangkas operasi ritel dan asuransi yang lebih kecil atau kurang terukur di beberapa bagian Asia, bahkan ketika mereka bersaing secara agresif untuk klien kaya di wilayah tersebut.
Penjualan ini terjadi beberapa bulan setelah Overseas-Chinese Banking Corp (OCBC.SI) Singapura mengatakan pada bulan Mei bahwa unitnya di Indonesia akan mengakuisisi aset dan kewajiban tertentu dari portofolio kekayaan dan perbankan utama HSBC di Indonesia.
HSBC juga sedang meninjau bisnis ritelnya di Turki, Australia, dan Mesir. (end/Reuters)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info