IQPlus, (7/8) - Pemilik saham mayoritas Volkswagen mendesak produsen mobil terbesar di Eropa tersebut untuk segera memangkas biaya dan kapasitas berlebih demi memulihkan daya saingnya.
Volkswagen perlu mempertimbangkan "segala opsi" untuk melakukan pemulihan kinerja, demikian pernyataan Porsche Automobil Holding pada hari Jumat. Perusahaan induk yang dikendalikan oleh keluarga pemilik Porsche-Piech itu menambahkan bahwa mereka mendukung penuh usulan manajemen Volkswagen, termasuk rencana pengurangan puluhan ribu lapangan kerja.
Volkswagen "berada di persimpangan jalan yang bersejarah," ujar Ketua Porsche, Hans Dieter Potsch, yang juga memimpin dewan pengawas grup tersebut. "Semakin lama pengambilan keputusan ditunda, semakin besar pula masalah yang akan timbul."
CEO Volkswagen, Oliver Blume, berupaya menjadikan perusahaan otomotif tersebut lebih gesit dan efisien setelah bertahun-tahun didera masalah keterlambatan perangkat lunak, pembengkakan biaya, dan penurunan profitabilitas. Namun, ruang geraknya kini semakin terbatas setelah dewan pengawas yang di dalamnya serikat pekerja memiliki pengaruh kuat bulan lalu menolak rencana penutupan empat pabrik di Jerman serta pemangkasan hingga 100.000 lapangan kerja.
Sebagai gantinya, Blume berencana memangkas kapasitas produksi tahunan di Eropa sebanyak 500.000 unit lagi, mengurangi posisi manajerial dan administratif, serta melakukan pemangkasan besar-besaran terhadap varian model dan perlengkapan kendaraan. Negosiasi mengenai rincian langkah-langkah tersebut masih terus berlangsung.
Porsche, entitas terbuka yang menguasai aset-aset utama keluarga Porsche-Piech, pada hari Jumat (7 Agustus) melaporkan kerugian setelah pajak sebesar 2,22 miliar euro (US$2,6 miliar) untuk semester pertama. Keluarga miliarder tersebut sangat bergantung pada pembayaran dividen yang stabil, yang kini berada di bawah tekanan akibat penurunan laba di Volkswagen maupun produsen mobil sport Porsche.
Di tengah menurunnya pembayaran kepada pemegang saham, perusahaan induk tersebut berupaya melakukan diversifikasi usaha di luar sektor manufaktur otomotif. Perusahaan telah membentuk dana untuk berinvestasi di industri pertahanan serta mengakuisisi saham di sejumlah perusahaan, termasuk perusahaan rintisan roket asal Jerman, Isar Aerospace, dan produsen drone, Quantum Systems. (end/Bloomberg)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info