← Kembali
Stock News - ICOM
LABA HEINEKEN MELEBIHI PERKIRAAN USAI PANGKAS 3.000 PEKERJA
🕐 05/08/26 13:57 | IQPLUS
21650265

IQPlus, (5/8) - Heineken melaporkan laba semester pertama yang melampaui perkiraan pada hari Rabu setelah memangkas sekitar 3.000 pekerja kira-kira separuh dari target pengurangan hingga 6.000 posisi dalam rencana restrukturisasi dua tahun.

Mantan CEO Dolf van den Brink mengumumkan pengurangan tersebut pada bulan Februari saat perusahaan pembuat bir terbesar kedua di dunia itu berupaya mengatasi lemahnya permintaan bir di seluruh industri.

Heineken, yang memproduksi bir Tiger dan Sol serta bir lager dengan merek yang sama, menyatakan telah mencapai kemajuan signifikan dalam rencana tersebut, yang turut memperlebar margin operasionalnya.

Chief Financial Officer Harold van den Broek mengatakan bahwa pengurangan tersebut mencakup seluruh perusahaan dan merupakan hasil dari berbagai inisiatif di pabrik bir, rantai pasokan, kantor pusat, serta pasar-pasar individu, dengan Eropa sebagai komponen utamanya.

"Tidak mengherankan jika semakin jauh kami menjalani proses ini, semakin banyak pula peluang yang coba kami temukan," ujar van den Broek kepada para wartawan, seraya menambahkan bahwa Heineken terbuka terhadap kemungkinan pengurangan lebih lanjut.

Laba operasional organik Heineken naik 6,7% pada semester pertama, melampaui perkiraan analis yang memprediksi pertumbuhan sebesar 3,3%.

Analis Barclays, Laurence Whyatt, mengatakan bahwa langkah cepat Heineken dalam memangkas biaya telah meningkatkan kepercayaan terhadap kinerjanya, meskipun terdapat pelemahan di pasar-pasar utama wilayah Amerika, tempat perusahaan kehilangan pangsa pasar.

Van den Broek mengatakan bahwa pengurangan pekerjaan dan langkah-langkah efisiensi lainnya yang diperkirakan akan menghasilkan penghematan kotor di kisaran atas target 400 juta hingga 500 juta euro telah membantu Heineken mempertahankan proyeksi biayanya di tengah tekanan yang meningkat. Tekanan tersebut terutama berasal dari konflik di Iran, serta faktor-faktor lain seperti dampak gelombang panas di Eropa terhadap transportasi.

Biaya kemungkinan akan sedikit meningkat pada tahun 2027 akibat konflik tersebut, ujarnya, seraya menambahkan bahwa situasi di Timur Tengah masih sangat tidak pasti dan mengkhawatirkan. Heineken menunjuk Rafael Oliveira pada bulan Juni untuk menggantikan van den Brink, yang secara tak terduga mengundurkan diri pada bulan Januari setelah enam tahun menjabat sebagai CEO. Oliveira dijadwalkan mulai menjabat pada bulan Oktober.

Selain menuntaskan restrukturisasi Heineken, para investor berharap Oliveira dapat meningkatkan volume penjualan serta mengejar ketertinggalan dari pesaing utama, Anheuser-Busch InBev (ABI.BR), dalam aspek-aspek seperti efisiensi dan imbal hasil bagi pemegang saham. (end/Reuters)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info