IQPlus, (7/8) - Perusahaan minyak Brasil, Petrobras, mencatatkan kinerja yang melampaui ekspektasi setelah gangguan pasokan akibat konflik AS-Iran mendorong kenaikan harga minyak mentah, bensin, dan diesel pada kuartal kedua.
Perusahaan yang dikendalikan negara tersebut mencatatkan laba yang disesuaikan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar 93,8 miliar reais (US$18,4 miliar), melampaui rata-rata konsensus sebesar 91,3 miliar reais yang dihimpun oleh Bloomberg.
Angka tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Petroleo Brasileiro nama resmi perusahaan tersebut bergabung dengan perusahaan-perusahaan besar seperti ExxonMobil, Chevron, dan Shell dalam meraup keuntungan fantastis di tengah kekacauan pasar energi akibat perang di kawasan Teluk Persia dan konflik di Rusia.
Raksasa minyak yang berbasis di Rio de Janeiro ini mengambil langkah berbeda dari para pesaing utamanya yang umumnya menggunakan keuntungan tak terduga tersebut untuk melunasi utang sebagai bentuk kehati-hatian terhadap keberlanjutan keuntungan yang dipicu oleh perang.
Sebaliknya, Petrobras memilih untuk memberikan imbalan kepada para investor melalui pembayaran kepada pemegang saham senilai US$3,4 miliar. Angka ini melampaui perkiraan analis yang memprediksi nilai pembayaran sebesar US$3,1 miliar.
Produsen minyak terbesar di Amerika Latin mencatatkan rekor produksi minyak dan gas alam pada periode tersebut, didorong oleh sumur-sumur baru di ladang lepas pantai berskala besar yang meningkatkan hasil produksi serta tingkat utilisasi kilang yang sangat tinggi, sehingga membantu memperkuat pasokan bahan bakar dalam negeri.
Menurut asosiasi importir Brasil, Abicom, Petrobras menjual solar dan bensin di tingkat kilang dengan harga di bawah patokan internasional.
Pemerintah Brasil telah menerapkan kombinasi pemotongan pajak dan subsidi untuk meredam dampak kenaikan harga bahan bakar bagi konsumen, serta memberlakukan pajak ekspor minyak sementara guna membantu mengimbangi biaya dari langkah-langkah tersebut. (end/Bloomberg)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info