IQPlus, (13/8) - Lenovo Group asal Tiongkok melaporkan lonjakan pendapatan kuartalan sebesar 43% pada hari Kamis, seiring langkah produsen komputer terbesar di dunia ini dalam memanfaatkan lonjakan permintaan perangkat keras AI serta mengambil keuntungan dari situasi kelangkaan cip memori global.
Pendapatan Lenovo naik menjadi US$26,94 miliar pada periode tiga bulan yang berakhir 30 Juni, melampaui perkiraan analis sebesar US$22,3 miliar, karena raksasa perangkat keras elektronik konsumen ini diuntungkan oleh permintaan yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) serta penjualan PC yang kuat.
Perusahaan mencatat kerugian bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham sebesar US$609 juta, berbalik dari laba US$505 juta pada tahun sebelumnya; angka ini dibandingkan dengan estimasi rata-rata analis sebesar US$589 juta, menurut data yang dihimpun oleh LSEG. (end/Reuters)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info