← Kembali
Stock News - ICOM
MESKI ADA GANGGUAN SELAT HORMUZ, LABA Q2 SAUDI ARAMCO MENINGKAT
🕐 04/08/26 13:32 | IQPLUS
21548722

IQPlus, (4/8) - Saudi Aramco pada hari Selasa melaporkan lonjakan laba kuartal kedua, setelah periode gangguan parah di Selat Hormuz di tengah konflik Timur Tengah yang meluas.

Perusahaan minyak terbesar di dunia ini membukukan laba bersih yang disesuaikan sebesar 125,2 miliar riyal Saudi ($33,4 miliar) selama periode April hingga Juni, naik 33% dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui ekspektasi analis sebesar $31,59 miliar.

Hasil ini muncul ketika perusahaan-perusahaan minyak raksasa melaporkan laba kuartalan yang luar biasa, diuntungkan dari harga bahan bakar fosil yang lebih tinggi di tengah permusuhan antara AS dan Iran.

Konflik yang telah berlangsung lebih dari lima bulan, yang sudah meluas di luar front utamanya, telah melibatkan negara-negara lain di Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir, terutama Irak dan Mesir.

Aramco telah menanggapi perang Iran dengan memanfaatkan jalur pipa Timur-Barat sepanjang 1.200 kilometer (746 mil) ke Laut Merah, yang melewati Selat Hormuz, untuk mempertahankan ekspor pada kapasitas maksimum 7 juta barel per hari.

"Meskipun terjadi gangguan pasokan yang belum pernah terjadi sebelumnya melalui Selat Hormuz, kami terus menunjukkan kemampuan kami untuk mempertahankan kesinambungan bisnis dengan memanfaatkan basis aset kami yang beragam dan perencanaan multi-dekade, termasuk infrastruktur strategis seperti Pipa Timur-Barat, kapasitas penyimpanan, dan terminal ekspor," kata Presiden dan CEO Aramco, Amin H. Nasser, dalam sebuah pernyataan.

"Hal itu memungkinkan kami untuk mempertahankan produksi dan ekspor sambil memajukan proyek-proyek utama, meskipun lingkungan regional yang menantang," tambahnya.

Dewan direksi Aramco mengatakan dividen dasar kuartal kedua sebesar $21,9 miliar akan dibayarkan selama tiga bulan ke depan.

Raksasa minyak tersebut mengatakan peningkatan tajam pendapatan kuartal kedua terutama disebabkan oleh harga produk olahan dan kimia serta minyak mentah yang lebih tinggi, dan mencatat bahwa hal ini sebagian diimbangi oleh volume penjualan minyak mentah dan produk olahan dan kimia yang lebih rendah. (end/CNBC)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info