IQPlus, (13/8) - Menurut Counterpoint Research, Yangtze Memory Technologies dengan cepat meraih pangsa pasar di sektor chip yang krusial.
Perusahaan yang juga dikenal sebagai YMTC ini menempati peringkat ketiga secara global dalam hal volume pengiriman pada kuartal kedua; mereka berada di belakang Samsung dan SK hynix dari Korea Selatan, namun mengungguli pesaing asal AS, Micron, serta Kioxia dari Jepang, sebagaimana ditunjukkan oleh data Counterpoint yang dirilis pada hari Rabu.
Pencapaian ini terjadi di segmen memori NAND, yang menyumbang sekitar seperempat dari pendapatan Micron. Chip NAND mampu menyimpan data meskipun perangkat dimatikan, namun kecepatannya lebih lambat dibandingkan chip memori DRAM yang beroperasi lebih cepat dengan biaya jauh lebih tinggi serta menyumbang sekitar tiga perempat dari pendapatan Micron.
YMTC mencapai posisi ketiga dengan pangsa pasar 14%, menurut laporan tersebut. Perusahaan ini sempat mengungguli Kioxia dengan selisih tipis setahun yang lalu, namun kemudian tertinggal kembali pada bulan-bulan berikutnya, ujar Direktur Riset Counterpoint, MS Hwang.
"YMTC diproyeksikan akan semakin unggul pada tahun 2027 dan 2028. Dari perspektif tersebut, keberhasilan YMTC menempati posisi ketiga pada kuartal ini memiliki arti penting dalam peta persaingan," kata Hwang.
Ia menyebutkan bahwa pangsa pasar sebesar 15% merupakan ambang batas minimal yang dibutuhkan produsen memori untuk mendanai belanja modalnya sendiri demi pertumbuhan di masa depan.
YMTC sedang bersiap untuk melantai di bursa saham (IPO) di Tiongkok daratan, menyusul debut gemilang CXMT perusahaan chip memori asal Tiongkok yang berfokus pada DRAM bulan lalu.
Laporan terpisah dari Counterpoint yang dirilis awal bulan ini menunjukkan bahwa CXMT menguasai 7% pangsa pasar DRAM pada kuartal kedua, menempati posisi keempat di belakang Micron, SK hynix, dan pemimpin pasar Samsung.
Menurut Counterpoint, pasar cip memori DRAM maupun NAND sama-sama mencatatkan rekor penjualan pada kuartal pertama, masing-masing mencapai angka hampir US$100 miliar dan US$46 miliar.
Meskipun volume pengiriman YMTC meningkat, perusahaan tersebut masih tertinggal di belakang Micron dan Kioxia dalam hal pendapatan dari cip NAND, ungkap perusahaan riset tersebut. Mereka mencatat bahwa YMTC masih lebih banyak menjual produknya untuk aplikasi konsumen dibandingkan untuk pusat data sebuah sektor bisnis yang diprediksi akan menyerap separuh dari total pasokan NAND pada akhir tahun 2026.
Demi meningkatkan produksi NAND, SK hynix kembali melanjutkan investasi di fasilitas yang berlokasi di kota pesisir Dalian, Tiongkok, setelah sempat tertunda selama empat tahun; demikian dilaporkan oleh media Korea pekan ini. SK hynix tidak segera menanggapi permintaan komentar dari CNBC.(end/CNBC)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info