IQPlus, (11/8) - Indeks Nasdaq dan S&P 500 ditutup melemah pada hari Senin (10 Agustus), dipicu oleh penurunan saham Intel dan perusahaan pembuat cip lainnya, seiring berkurangnya keyakinan investor terhadap kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump menuntut Iran membayar kompensasi atas jatuhnya korban jiwa yang menurutnya disebabkan oleh tindakan Iran dalam berbagai perang, serangan, dan unjuk rasa. Sebelumnya, Iran mendesak Washington untuk memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memberikan ganti rugi kepada Teheran atas kerusakan yang terjadi sejak AS dan Israel melancarkan serangan ke wilayahnya lebih dari lima bulan lalu.
Di tengah berkurangnya optimisme investor mengenai penyelesaian krisis Timur Tengah, harga minyak mentah AS melonjak sekitar 5 persen dan ditutup pada level US$82,13 per barel.
Dibukanya kembali aliran minyak melalui selat tersebut dapat meredakan kekhawatiran mengenai lonjakan harga energi yang telah memicu kecemasan akan inflasi serta kekhawatiran bahwa bank sentral harus menaikkan suku bunga. Sentimen pasar juga terbebani oleh saham Intel, yang turun 4,1 persen setelah perusahaan pembuat cip tersebut mengumumkan rencana untuk menggalang dana sebesar US$15 miliar melalui penjualan saham.
Indeks S&P 500 mencatatkan rekor penutupan tertinggi pada hari Jumat, didorong oleh hasil kinerja keuangan yang jauh lebih kuat dari perkiraan.
"Margin dan laba yang mencetak rekor itulah gambaran utama pasar saat ini; namun, bayang-bayang konflik Iran terus memengaruhi sentimen risiko, baik yang mendorong maupun yang menekannya," ujar Tom Hainlin, ahli strategi investasi di US Bank Wealth Management yang berbasis di Minneapolis.
Saham Nvidia turun 2,9 persen. Seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters pada hari Senin bahwa sekelompok perusahaan keuangan, termasuk Apollo Global dan Blackstone, sedang bekerja sama dengan Nvidia untuk menyusun paket pendanaan senilai US$500 miliar bagi pengembangan infrastruktur AI.
Indeks S&P 500 turun 0,06 persen dan mengakhiri sesi perdagangan di level 7.753,12 poin. Nasdaq turun 0,32 persen menjadi 26.605,36 poin, sementara Dow Jones Industrial Average turun 0,11 persen menjadi 53.976,04 poin. (end/Reuters)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info