IQPlus, (21/8) - PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau PARADISE INDONESIA kembali mempertegas posisinya di industri properti nasional dengan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 senilai total Rp50,32 miliar atau setara Rp4,5 per lembar saham.
Aksi korporasi ini ditopang oleh kontribusi pendapatan berulang (recurring income) perseroan yang mencapai porsi 71% pada semester pertama tahun ini. Pembagian dividen ini didasari oleh capaian kinerja keuangan yang tetap solid di tengah dinamika industri properti.
Hingga semester I-2026, INPP berhasil membukukan laba positif sebesar Rp141,98 miliar yang didukung oleh kontribusi dari seluruh lini bisnis dan portofolio yang terdiversifikasi. Selain pencapaian laba positif, efisiensi operasional dan disiplin pengelolaan keuangan turut mendongkrak pencapaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) perusahaan.
Tercatat, EBITDA INPP tumbuh sebesar 11% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp265,12 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Wakil Presiden Direktur & CFO Paradise Indonesia, Surina, menjelaskan bahwa keputusan dividen interim ini merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan pemegang saham, sekaligus bukti nyata kinerja solid perseroan.
"Strategi diversifikasi serta efisiensi operasional yang kami jalankan terbukti tepat sasaran, mampu mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 11% secara tahunan," ujar Surina.
Keberhasilan INPP mencatatkan porsi recurring income sebesar 71% menjadikannya salah satu yang tertinggi di industri properti Indonesia. Ke depannya, guna menjaga stabilitas arus kas, manajemen INPP menargetkan untuk secara konsisten mempertahankan kontribusi recurring income di kisaran 70% sebagai motor pertumbuhan bisnis.
Untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang tersebut, INPP terus memperkuat fondasi bisnisnya melalui berbagai langkah strategis di segmen hospitality dan komersial. Ekspansi ini direalisasikan melalui pengoperasian pusat perbelanjaan 23 Semarang Shopping Center pada tahun ini, serta rencana pengembangan proyek komersial 88 Plaza di Balikpapan.
Konsistensi strategi penguatan fundamental dan resiliensi recurring income ini juga mendapatkan pengakuan dari lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Pefindo mempertahankan peringkat INPP pada level idA- dengan prospek stabil, yang mencerminkan kuatnya kontribusi pendapatan berulang, posisi pasar yang baik, serta kualitas aset yang solid.
Terkait pelaksanaan pembagian dividen interim, periode cum dividend di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi ditetapkan pada 20 Agustus 2026, diikuti ex dividend pada 21 Agustus 2026. Sementara itu, cum dividend di Pasar Tunai dijadwalkan pada 24 Agustus 2026, di mana pencairan dana dividen akan dibayarkan serentak pada 10 September 2026 kepada pemegang saham yang tercatat pada 24 Agustus 2026. (end)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info