← Kembali
Stock News - NISP
LABA BERSIH OCBC CAPAI Rp2,7 TRILIUN PADA SEMESTER I-2026
🕐 31/07/26 07:06 | IQPLUS
21125550

IQPlus, (31/7) - PT Bank OCBC NISP Tbk (kode saham: NISP) membukukan laba bersih sebesar Rp2,7 triliun pada semester I-2026, tumbuh 6 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja ini didukung oleh peningkatan total pendapatan operasional sebesar 6 persen (yoy) menjadi Rp6,9 triliun serta beban operasional lainnya meningkat 1 persen (yoy) menjadi Rp3,1 triliun.

"Kinerja yang positif pada semester pertama tahun ini semakin memperkuat fondasi OCBC untuk terus bertumbuh secara sehat dan berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian," kata Presiden Direktur OCBC Parwati Surjaudaja dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Perseroan mencatat total kredit hingga Juni 2026 meningkat sebesar 11 persen (yoy) menjadi Rp185,3 triliun. Sementara total dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh sebesar 11 persen (yoy), sehingga mencapai Rp239,9 triliun.

Dana giro dan tabungan (current account saving account/CASA) OCBC tercatat sebesar Rp145,2 triliun atau meningkat 26 persen (yoy), dengan rasio CASA meningkat menjadi 60,5 persen. Menurut perseroan, hal ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus kuat terhadap OCBC.

Adapun total aset OCBC meningkat 11 persen (yoy) menjadi Rp329,5 triliun, dengan total ekuitas tumbuh 8 persen (yoy) menjadi Rp44,4 triliun. Hal ini, catat perseroan, mencerminkan fundamental yang semakin kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Per Juni 2026, tingkat permodalan dan likuiditas OCBC tetap terjaga dengan baik, tercermin dari tingkat kecukupan modal (CAR) sebesar 23,1 persen dan rasio kecukupan likuiditas (liquidity coverage ratio/LCR) sebesar 233,2 persen.

Permodalan dan likuiditas ini memberikan ruang yang memadai bagi perseroan untuk terus mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Kualitas aset OCBC juga tetap terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) gross yang terjaga di level 1,9 persen, serta loan at risk (LaR) membaik menjadi 4,8 persen dari 5,5 persen pada tahun sebelumnya dengan pencadangan NPL yang memadai sebesar 230,0 persen.

Perseroan menyatakan bahwa ke depan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan kapabilitas digital untuk memberikan pengalaman perbankan yang semakin relevan bagi nasabah.

Pada semester pertama 2026, total nilai transaksi melalui e-channel mencatatkan pertumbuhan hingga 15 persen (yoy).

Pengguna aktif individu internet banking dan OCBC Mobile meningkat sebesar 6 persen (yoy), sedangkan pengguna aktif OCBC Business untuk nasabah korporasi mengalami peningkatan sebesar 23 persen (yoy). (end)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info