IQPlus, (19/8) - Survei yang dilakukan Dewan Pengembangan Perdagangan Hong Kong (HKTDC) menyebutkan bahwa 91 persen perusahaan dari China berniat untuk mengembangkan jejak bisnis di negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
Hasil survei tersebut muncul di tengah terus meningkatnya popularitas negara-negara mitra pembangunan bersama Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra secara umum sebagai pasar global utama bagi perusahaan-perusahaan China.
Sebanyak 94 persen dari 2.000 lebih perusahaan yang disurvei mengatakan mereka ingin memperluas jangkauan bisnis ke negara-negara tersebut.
Di antara negara-negara ASEAN, Singapura, Vietnam, Thailand, dan Malaysia masing-masing dipilih oleh lebih dari 40 persen responden sebagai pasar potensial, menurut survei tersebut.
Sementara itu, sebanyak 83 persen responden menyebut Hong Kong sebagai penyedia layanan utama yang dapat membantu perusahaan memperluas jangkauan bisnis secara global. Hal tersebut didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia serta keunggulan Hong Kong dalam bidang pemasaran, akuntansi, pembiayaan, dan manajemen rantai pasokan. (end/xinhua)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info