IQPlus, (22/9) - Keterbatasan pasokan air bersih saat musim kemarau dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Bangka Barat, khususnya Kecamatan Mentok. Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar tersebut, PT TIMAH (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Barat menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah titik permukiman warga.
Dalam kolaborasi tersebut, PT TIMAH menyediakan 15 tangki air yang ditempatkan di sejumlah titik berdasarkan kebutuhan masyarakat. Penempatan tangki dilakukan agar warga lebih mudah mendapatkan air bersih secara terpusat.
Kepala BPBD Bangka Barat Syafrizal mengatakan, kerja sama lintas sektor dibutuhkan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap dapat terpenuhi di tengah kondisi kekeringan.
"Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, pemenuhan air bersih saat kekeringan memang membutuhkan kerja sama lintas sektor dan stakeholder di Kabupaten Bangka Barat," kata Syafrizal.
Ia menjelaskan, penyaluran air bersih tersebut merupakan hasil koordinasi antara BPBD, PT TIMAH dan Perumdam Tirta Sejiran Setason. Sejumlah titik yang membutuhkan pasokan air kemudian dipetakan untuk menjadi lokasi distribusi.
Menurut Syafrizal, kondisi sumber air di sejumlah wilayah Bangka Barat saat ini cukup memprihatinkan akibat kekeringan. Perumdam juga terus berupaya mencari sumber air alternatif agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
"Sumber air yang ada memprihatinkan, tetapi PDAM tetap berupaya mencari sumber-sumber yang baru agar tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat," terangnya.
Syafrizal mengatakan penempatan tangki air di sejumlah titik bertujuan membuat distribusi lebih terarah sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh air bersih. Lokasi penempatan tangki ditentukan berdasarkan masukan dari RT, RW, kelurahan dan desa, terutama di wilayah yang masyarakatnya mengalami keterbatasan air.
"Kita minta masukan dari RT, RW di masing-masing kelurahan dan desa, di mana masyarakat yang membutuhkan. Berapa KK yang sudah kami layani dan berapa yang terdampak kekeringan di Bangka Barat," jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tertib saat mengambil air dari tangki yang telah disediakan agar proses distribusi berjalan lancar.
"Kita harapkan kepada masyarakat untuk tertib dalam pengambilan air nantinya, jangan rebutan, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," ujarnya.
Syafrizal mengapresiasi respons PT TIMAH dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan kolaborasi antarpihak dapat diwujudkan secara cepat dalam bentuk bantuan yang langsung dirasakan masyarakat.
"PT TIMAH sudah responsif. Hari ini saya sampaikan surat, besok pagi langsung dipesan. Ini merupakan nilai plus atas kerja sama dan kolaborasi kita," katanya. (end)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info