IQPlus, (2/11) - Direktur Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Veranita Yosephine, menekankan pentingnya kesiapan data dan talenta dalam mendukung adopsi artificial intelligence (AI) di segmen enterprise. Hal tersebut disampaikan dalam sesi bertajuk "From AI Experimentation to Trusted Enterprise Adoption" pada Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Fairmont Jakarta, Selasa (27/10). Sesi tersebut membahas peralihan pemanfaatan AI dari tahap eksperimen menuju penerapan yang tepercaya di lingkungan bisnis.
Diskusi dimoderatori oleh Hyeonmi Kim dari Boston Consulting Group (BCG) dan turut menghadirkan President Director Salesforce Indonesia Andreas Diantoro, Head of International Business & Commercial Ensign InfoSecurity Zong Fu Chua, serta Chief Executive Officer ITSEC Indonesia Patrick Dannacher. Para pembicara berbagi perspektif mengenai adopsi AI dan keamanan siber di pasar enterprise Indonesia.
"Untuk memperluas adopsi AI, terdapat dua aspek penting yang perlu menjadi perhatian, yaitu kesiapan fondasi data serta pengembangan talenta dan kapabilitas. Data yang terorganisasi dengan baik dapat mendukung pemanfaatan platform AI secara optimal, sementara peningkatan keterampilan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mempersiapkan organisasi menghadapi perkembangan teknologi," ujar Veranita.
Seiring perkembangannya, AI tidak lagi hanya menjadi teknologi eksperimental, tetapi mulai menjadi bagian dari infrastruktur bisnis. Penerapannya membutuhkan ekosistem yang mencakup konektivitas, kapasitas komputasi, pusat data, serta sistem keamanan dan kepercayaan digital. Kesiapan berbagai elemen tersebut dapat membantu perusahaan mengintegrasikan AI ke dalam proses bisnis sesuai kebutuhan operasional.
Selain kesiapan data dan talenta, keamanan siber turut menjadi aspek penting dalam penerapan AI yang bertanggung jawab. Keandalan sistem dan perlindungan terhadap risiko digital diperlukan untuk membangun kepercayaan dalam pemanfaatan teknologi di lingkungan enterprise, terutama ketika AI semakin terintegrasi dalam proses bisnis.
Sejalan dengan kebutuhan tersebut, Telkom melalui Telkom Solution terus memperkuat kapabilitas solusi digital bagi segmen bisnis dan korporasi dengan berbagai solusi digital terintegrasi antara Connectivity+, AI, Data Center, Cloud Service hingga Cyber Security. Dengan fondasi yang tepat, perusahaan dapat mempersiapkan integrasi AI ke dalam proses bisnis secara lebih terukur sesuai kebutuhan bagi di berbagai industri.
Dukungan infrastruktur, pengelolaan data, keamanan, serta pengembangan talenta menjadi elemen penting dalam membantu perusahaan mengoptimalkan pemanfaatan AI sesuai kebutuhan operasional sekaligus mendorong penciptaan nilai agar bisnis yang dijalankan semakin kompetitif dan berkelanjutan. (end)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info