IQPlus, (22/9) - Seiring ekspansi bisnis dan semakin terintegrasinya operasional perusahaan, fungsi shared services mulai berkembang dari penyedia layanan administrasi menjadi mitra strategis yang mendukung pertumbuhan dan penciptaan nilai bagi bisnis. Perubahan tersebut ditandai dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi, artificial intelligence (AI), standardisasi proses, serta pengukuran kinerja berbasis hasil bisnis.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Exclusive Seminar "Launchpad To Success" yang diselenggarakan PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) dengan tema "Unlocking Opportunities in a Changing Business Landscape". Dalam sesi tersebut, Mark Teoh, Deloitte Southeast Asia Human Capital Portfolio Leader, membahas evolusi shared services dan pemanfaatan teknologi serta kapabilitas internal untuk meningkatkan nilai bagi bisnis.
"Shared services tidak lagi hanya tentang bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih efisien. Perannya berkembang menjadi platform untuk membangun kapabilitas perusahaan, memanfaatkan teknologi, dan menciptakan nilai yang lebih besar bagi bisnis," ujar Mark Teoh.
Menurut Deloitte, perubahan model shared services juga tercermin dari cara organisasi membangun kapabilitas internal, mengintegrasikan AI dalam service delivery, serta menerapkan pengukuran berbasis business outcomes. Dalam survei Deloitte terhadap lebih dari 500 eksekutif bisnis dan teknologi global, sebanyak 70% organisasi menyatakan telah membawa kembali pekerjaan yang sebelumnya di-outsourcing dalam lima tahun terakhir. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kapabilitas internal, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat kontrol. Sementara itu, 92% responden berencana mengintegrasikan AI ke dalam service delivery dan adopsi model berbasis outcome meningkat menjadi 67%.
Perubahan tersebut menjadi relevan bagi Chandra Asri Group yang terus mengembangkan portofolio di sektor energi dan kimia, integrasi infrastruktur, serta solusi mobilitas, sekaligus memperluas aktivitasnya di kawasan. Pertumbuhan bisnis tersebut membutuhkan fondasi operasional yang mampu mengikuti skala dan kompleksitas bisnis melalui proses terintegrasi, standar yang konsisten, dan kapabilitas yang dapat dikembangkan secara scalable.
Sebagai entitas yang menaungi fungsi pendukung Chandra Asri Group, PT Chandra Asri Sentral Solusi (CASS) berperan mengintegrasikan dan mengonsolidasikan proses di seluruh Grup. Saat ini, layanan CASS mencakup Finance, Human Resources, Procurement, dan Customer Operations, mulai dari pemrosesan transaksi dan pelaporan keuangan, pengelolaan sumber daya manusia, pengadaan barang dan jasa, hingga proses terkait pelanggan.
Presiden Direktur CASS, Lenny Woen, mengatakan transformasi CASS dilakukan melalui tiga fokus utama, yakni standardisasi proses, pemanfaatan teknologi, otomasi dan analytics, serta pengembangan kapabilitas AI. Menurutnya, langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan sekaligus membangun kapabilitas yang memungkinkan bisnis bergerak lebih cepat, terintegrasi, dan berbasis data.
Standardisasi proses dan teknologi juga memungkinkan CASS mengembangkan kapabilitas yang dapat digunakan secara lebih luas di lingkungan Grup. Dengan pendekatan tersebut, layanan dapat dikembangkan secara scalable seiring bertambahnya entitas dan kebutuhan bisnis tanpa harus membangun kapabilitas yang sama secara terpisah di masing-masing entitas.
Sejalan dengan ekspansi Chandra Asri Group di kawasan, CASS juga mulai memperluas dukungan di luar Indonesia. Saat ini, CASS telah mendukung Aster di Singapura, sekaligus memperluas cakupan layanan shared services Grup dan membangun pengalaman dalam mendukung bisnis dengan kebutuhan serta karakteristik operasional yang berbeda.
Ke depan, CASS berencana terus memperluas cakupan layanan dan kapabilitasnya, termasuk rencana integrasi fungsi Information Technology (IT) pada 2027. Pengembangan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antara bisnis, teknologi, data, dan sumber daya manusia di seluruh Grup.
Lenny mengatakan pertumbuhan Chandra Asri Group membutuhkan organisasi yang semakin terintegrasi dan agile. Karena itu, CASS diarahkan untuk terus membangun kapabilitas yang memungkinkan Grup memperoleh manfaat dari skala, standardisasi, dan teknologi, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi masing-masing bisnis untuk berkembang sesuai kebutuhan. (end)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info