← Kembali
Market News - COMD
HARGA MINYAK NAIK LAGI RABU USAI SERANGAN KE KILANG ARAB SAUDI
🕐 28/10/26 08:57 | IQPLUS
30032224

IQPlus, (28/10) - Harga minyak naik pada hari Rabu setelah serangan terhadap sebuah kilang di Arab Saudi eksportir minyak mentah terbesar di dunia memicu kembali kekhawatiran mengenai risiko pasokan di Timur Tengah akibat konflik dengan Iran dan kelompok-kelompok proksinya.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman mendatang naik $1,48, atau 1,3%, menjadi $115,36 per barel pada pukul 01.40 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik $1,22, atau 1,22%, menjadi $101,12 per barel.

Kelompok Houthi di Yaman yang bersekutu dengan Iran menyatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah menyerang kilang minyak terbesar Arab Saudi dengan rudal, yang meningkatkan intensitas serangan mereka terhadap produsen minyak mentah terbesar kedua di dunia tersebut. Pihak berwenang Arab Saudi tidak segera mengonfirmasi serangan terhadap fasilitas dengan kapasitas 550.000 barel per hari itu.

Harga kembali bergerak naik setelah sempat turun hampir $2 pada hari Selasa, menyusul pembicaraan di Timur Tengah yang sempat meredakan kekhawatiran pasokan.

Kenaikan ini terjadi meskipun data diperkirakan menunjukkan peningkatan persediaan minyak mentah di AS. Menurut jajak pendapat Reuters terhadap delapan analis, stok minyak mentah naik sekitar 15.000 barel pada pekan yang berakhir 23 Oktober.

Negara-negara produsen minyak OPEC+ diperkirakan akan tetap mempertahankan target produksi minyak untuk bulan Desember pada pertemuan hari Minggu nanti, ungkap tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters sejalan dengan ekspektasi pasar. Saat ini, tingkat produksi sebagian besar dari tujuh anggota inti OPEC+ Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman masih berada di bawah target produksi mereka.

Ekspor minyak mentah dari pelabuhan-pelabuhan Rusia di Laut Baltik dan Laut Hitam diperkirakan akan turun bulan depan, seiring dengan langkah kilang-kilang domestik Rusia yang meningkatkan produksi solar menyusul kesepakatan dengan Washington bulan ini, menurut para pedagang. (end/Reuters)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info