← Kembali
Market News - EKOM
MENKO AIRLANGGA OPTIMISTIS RUPIAH TAK TEMBUS Rp19.000 PER DOLAR AS
🕐 29/10/26 07:16 | IQPLUS
30126178

IQPlus, (29/10) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak akan melemah hingga menembus Rp19.000 per dolar AS.

Sebab, ia menilai kondisi makroekonomi Indonesia saat ini masih relatif stabil.

"Ya, kita lihat saja, tapi kita lebih optimis (rupiah tidak tembus Rp19.000 per dolar AS). Nanti kita lihat, kita optimis dengan kondisi makroekonomi," kata Airlangga saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak melemah 28 poin atau 0,15 persen menjadi Rp18.184 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.156 per dolar AS.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa pergerakan rupiah dan mata uang kawasan hari ini masih dipengaruhi ketidakpastian penyelesaian konflik Timur Tengah, merespons kondisi nilai tukar yang hampir menyentuh level Rp18.200 per dolar AS.

Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang diterbitkan BI pada sore ini tercatat berada pada level Rp18.183 per dolar AS.

"Kondisi ini menjaga harga minyak tetap tinggi, di atas 115 dolar AS per barel, serta meningkatkan risiko fiskal ke depan. Ekspektasi kenaikan suku bunga AS juga meningkat," kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa sentimen risk-off yang memburuk mendorong penguatan dolar AS dan arus keluar dana dari pasar negara emerging markets. Kondisi ini terjadi di tengah kenaikan imbal hasil (yield) obligasi.

Dari domestik, kekhawatiran atas potensi penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI turut menekan aliran dana. Kebutuhan valas domestik yang meningkat menjelang akhir bulan juga menambah tekanan.

Erwin mencatat pergerakan rupiah secara umum masih sejalan dengan mata uang kawasan.

Secara bulanan, rupiah melemah 1,15 persen. Sementara itu, cadangan devisa tetap terjaga sebesar 146,3 miliar dolar AS pada akhir September 2026.

BI juga terus hadir di pasar untuk menjaga mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga sesuai fundamentalnya.

Langkah stabilisasi dilakukan secara konsisten melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF), Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan spot. Selain itu, BI juga membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

"Bank Indonesia terus berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif dengan korporasi, pelaku pasar, dan pihak terkait lainnya," kata Erwin. (end/ant)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info