IQPlus, (28/10) - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatat pendapatan bersih sebesar Rp23,71 triliun hingga 30 September 2026, meningkat 7,21% dibandingkan Rp22,12 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang tidak diaudit, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp19,34 triliun dari Rp18,86 triliun. Dengan demikian, laba bruto perseroan naik menjadi Rp4,37 triliun dari Rp3,26 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp1,11 triliun, turun dibandingkan Rp1,29 triliun. Sementara itu, beban penjualan meningkat menjadi Rp424,99 miliar dari Rp408,65 miliar.
Perseroan mencatat biaya pendanaan sebesar Rp2,67 miliar, turun signifikan dibandingkan Rp139,58 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Keuntungan selisih kurs bersih mencapai Rp140,64 miliar, meningkat dari Rp11,27 miliar. Adapun penghasilan bunga tercatat Rp144,17 miliar, turun dari Rp233,56 miliar.
Di sisi lain, bagian atas hasil bersih ventura bersama mencatat kerugian Rp121,16 miliar, dibandingkan kerugian Rp55,77 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pos lain-lain bersih juga mencatat kerugian Rp390,91 miliar, meningkat dari Rp52,78 miliar.
Laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp2,61 triliun, meningkat dibandingkan Rp1,56 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp635,16 miliar, laba tahun berjalan mencapai Rp1,98 triliun, naik dari Rp1,11 triliun.
Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,91 triliun, dibandingkan Rp1,07 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba per saham dasar dan dilusian meningkat menjadi Rp989,77 dari Rp555,99.
Hingga 30 September 2026, total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp5,18 triliun, meningkat dibandingkan Rp2,89 triliun pada 31 Desember 2025. Liabilitas jangka pendek naik menjadi Rp4,21 triliun dari Rp2 triliun, sedangkan liabilitas jangka panjang meningkat menjadi Rp972,84 miliar dari Rp889,12 miliar.
Sementara itu, total aset perseroan mencapai Rp30,18 triliun per 30 September 2026, naik dibandingkan Rp27,05 triliun pada 31 Desember 2025. (end)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info