IQPlus, (30/10) - PT Amman Mineral Internasional Tbk (IDX: AMMN) hari ini mengumumkan hasil kinerja keuangan dan operasional 9M 2026. Melalui entitas-entitas anak usaha , PT Amman Mineral Nusa Tenggara dan PT Amman Mineral Industri, kami merupakan Perseroan yang terintegrasi penuh dari pertambangan hingga pemurnian, serta produsen tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia.
Produksi di seluruh rangkaian operasi terintegrasi kami terus mencatat pertumbuhan yang kuat pada Q3 2026. Pada 9M 2026, produksi konsentrat meningkat 87% YoY menjadi 580.713 metrik ton kering, sementara produksi tembaga dan emas masing-masing meningkat 129% YoY menjadi 332 juta pon dan 616% YoY menjadi 541.337 ons. Peningkatan ini didukung oleh kadar bijih yang lebih tinggi dan pelaksanaan kegiatan operasional yang efektif.
Selama Q3 2026, kami berhasil menjaga stabilitas dan keandalan operasi Smelter dan PMR sesuai kapasitas desain. Pada 9M 2026, kedua fasilitas tersebut memproduksi 102.783 ton (227 juta pon) katoda tembaga dan 296.897 ons emas murni. Keandalan smelter juga tercermin dari tingkat input yang mencapai level tertinggi pada Q3 2026.
Perseroan juga mencatat sejumlah pencapaian penting, termasuk penerbitan Smelter Project Acceptance Certificate, yang menandai penyelesaian resmi proyek smelter bersama kontraktor kami. Selain itu, peningkatan kapasitas produksi secara bertahap (ramp-up) pada pabrik konsentrator baru terus berjalan sesuai rencana.
Dengan kinerja operasional yang terus menunjukkan perkembangan positif, fokus kami adalah menjaga operasi yang stabil, andal dan berkelanjutan di seluruh rantai nilai pertambangan, peleburan dan pemurnian. Meskipun dinamika geopolitik menyebabkan kenaikan biaya energi, kami tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang tembaga dan emas. Dengan operasi smelter yang stabil, ramp-up di pabrik konsentrator baru yang terus berjalan, serta neraca keuangan yang semakin kuat, AMMAN memiliki fondasi yang solid untuk melanjutkan pertumbuhan dan menciptakan nilai dalam jangka panjang," kata Arief Sidarto, Direktur Utama AMMAN.
"Kinerja sembilan bulan pertama 2026 mencerminkan dampak positif dari penguatan kinerja operasional, peningkatan volume penjualan, serta kondisi harga logam yang menguntungkan. Penjualan bersih mencapai US$3.238 juta, meningkat 494% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sehingga mendorong EBITDA menjadi US$1.833 juta dengan margin 57%. Laba bersih meningkat menjadi US$880 juta, setara dengan margin 27%. Sebagai perbandingan, pada 9M 2025, EBITDA tercatat sebesar US$279 juta dengan rugi bersih sebesar US$175 juta. Arus kas yang kuat memungkinkan kami untuk terus menurunkan tingkat utang, sehingga utang bersih berkurang 13% menjadi sekitar US$5,0 miliar dan rasio utang bersih terhadap EBITDA membaik menjadi 1,9x. Kinerja ini mencerminkan kemajuan yang telah kami capai dalam memperkuat profitabilitas sekaligus posisi keuangan AMMAN, serta memberikan fondasi yang solid untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham." kata Anthony Mathias, Direktur Keuangan AMMAN. (end)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info