IQPlus, (27/7) - Di balik setiap helai kain tenun, sulaman kebaya, anyaman, hingga karya kriya Nusantara, tersimpan cerita panjang tentang identitas, tradisi, dan penghidupan masyarakat. Ketika karya-karya tersebut mendapat ruang untuk berkembang, yang tumbuh bukan sekadar pengenalan budaya Indonesia, tetapi juga peluang ekonomi bagi ribuan pelaku usaha kreatif dari berbagai daerah.
Semangat itulah yang mendorong PT Pertamina (Persero) mendukung penyelenggaraan Kawan Nusantara 2026 di The Dharmawangsa, Jakarta, pada 23-24 Juli 2026. Ajang ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pegiat budaya, perajin kriya, pelaku UMKM, desainer, komunitas kreatif, hingga dunia usaha untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis warisan budaya Indonesia.
Kawan Nusantara 2026 tidak sekadar menjadi perhelatan budaya, tetapi juga wadah membangun jejaring, berbagi gagasan, serta membuka peluang pasar bagi karya-karya lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan dukungan Pertamina terhadap Kawan Nusantara merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menggerakkan energi yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Sejalan dengan semangat Energizing Indonesia, energi tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan energi nasional, tetapi juga melalui penguatan kreativitas, inovasi, dan kebudayaan.
"Kami ingin membangun ekosistem yang mempertemukan orang-orang kreatif untuk berkolaborasi dan menemukan kembali karya-karya anak bangsa yang menjadi kekuatan masyarakat Indonesia," ujar Baron dalam Talkshow Kawan Nusantara Evolusi di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (23/7).
Menurut Baron, pelestarian budaya akan semakin kuat apabila diiringi dengan penguatan ekonomi para pelakunya. Karena itu, Pertamina mendorong agar karya kriya dan produk budaya tidak hanya dipandang sebagai warisan tradisi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami membangun tidak hanya dari sisi energi, tetapi juga dari sisi kreativitas dan kebudayaan agar bersama-sama dapat memperkuat jati diri bangsa Indonesia," katanya.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif, Pertamina menghadirkan Rumah Kebaya Vielga, UMKM binaan yang mengangkat keindahan dan filosofi kebaya bordir bergaya Peranakan dengan detail sulaman halus bermotif bunga dengan warna cerah.
Kehadiran Rumah Kebaya Vielga menunjukkan bahwa produk berbasis budaya mampu berkembang menjadi produk fesyen bernilai tinggi tanpa meninggalkan akar tradisinya.
Menurut Baron, kolaborasi dengan komunitas budaya menjadi langkah penting dalam menciptakan ekosistem yang saling menguatkan, mulai dari pelestarian tradisi, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar bagi UMKM.
"UMKM berbasis budaya memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi sekaligus penjaga identitas bangsa. Karena itu, Pertamina akan terus hadir mendampingi mereka agar semakin mandiri, inovatif, dan mampu menembus pasar yang lebih luas," ujarnya.(end)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info