← Kembali
Stock News - ICOM
LABA Q3 DBS BANK TURUN 5 PERSEN JADI S$2,81 MILIAR
🕐 05/11/26 07:31 | IQPLUS
30827083

IQPlus, (5/11) - DBS mencatat penurunan laba bersih sebesar 5 persen pada kuartal ketiga, karena pertumbuhan yang dicapai terimbangi oleh penurunan pendapatan dari perdagangan pasar di tengah kondisi pasar ekuitas yang kurang menguntungkan, demikian disampaikan pihak bank pada Kamis (4 November).

Laba bersih untuk periode tiga bulan yang berakhir pada 30 September 2026 tercatat sebesar S$2,81 miliar, dibandingkan dengan S$2,95 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perolehan laba ini berada di bawah perkiraan konsensus sebesar S$2,95 miliar, berdasarkan survei Bloomberg terhadap delapan analis.

Pihak pemberi pinjaman tersebut mengumumkan dividen sebesar 81 sen Singapura per saham untuk periode ini, yang terdiri dari dividen biasa sebesar S$0,66 dan dividen pengembalian modal sebesar S$0,15.

Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan S$0,75 per saham yang dibayarkan pada periode yang sama tahun lalu, yang terdiri dari dividen biasa sebesar S$0,60 dan dividen pengembalian modal sebesar S$0,15.

Pendapatan bunga bersih grup untuk kuartal tersebut naik 4 persen menjadi S$3,71 miliar, karena lindung nilai (hedging) dan pertumbuhan neraca yang kuat mampu mengimbangi bahkan melampaui dampak dari penurunan suku bunga SORA.

Margin bunga bersih (NIM) grup turun 9 basis poin (bps) menjadi 1,87 persen pada kuartal ini, dibandingkan dengan 1,96 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

CEO DBS, Tan Su Shan, mencatat bahwa pendapatan bunga bersih bank telah melewati titik terendahnya, dengan NIM pada akhir periode (exit NIM) mencapai 1,9 persen di penghujung kuartal ketiga.

Untuk segmen komersial, pendapatan bersih dari biaya dan komisi meningkat 6 persen menjadi S$1,43 miliar, sementara pendapatan dari penjualan kepada nasabah di divisi tresuri serta pendapatan lainnya naik 19 persen menjadi S$685 juta.

Sementara itu, pendapatan dari perdagangan pasar (markets trading income) turun 65 persen menjadi S$152 juta akibat kondisi pasar yang kurang menguntungkan, ungkap DBS.

Rasio kredit bermasalah (non-performing loans/NPL) bank tersebut tercatat sebesar 0,9 persen, turun dari 1 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Rasio Common Equity Tier-1 (CET-1) berada di angka 15,9 persen berdasarkan ketentuan transisi, sementara rasio pro-forma dengan penerapan penuh (fully phased-in basis) mencapai 14 persen.

Pada tanggal 4 November, Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore) menurunkan pengali risiko operasional yang sebelumnya ditetapkan terkait dengan gangguan digital di masa lalu dari 1,8 kali menjadi 1,5 kali. Keputusan ini diambil menyusul "kemajuan signifikan" yang dicapai DBS dalam memperkuat pengendalian risiko teknologi dan operasional, serta meningkatkan keandalan layanan dan respons terhadap gangguan.

Dengan penyesuaian tersebut, rasio per 30 September akan menjadi 16,1 persen berdasarkan ketentuan transisi dan 14,1 persen dengan penerapan penuh.

Ke depan, DBS memperkirakan pertumbuhan total pendapatan akan berada di kisaran angka tunggal menengah (mid-single-digit) pada tahun 2027. (end/bussinesstimes.com)





📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info