← Kembali
Stock News - WIFI
PENDAPATAN WIFI TUMBUH 192%, LABA BERSIH CAPAI RP648,4 MILIAR
🕐 30/10/26 08:28 | IQPLUS
30230469

IQPlus, (30/10) - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau SURGE mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,96 triliun, meningkat 192% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan bisnis layanan internet berbasis fiber-to-the-home (FTTH) dan fixed wireless access (FWA), termasuk layanan IRA - Internet Rakyat yang diluncurkan secara komersial pada akhir Februari 2026.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim, EBITDA perseroan tumbuh 288% menjadi Rp1,74 triliun. Peningkatan EBITDA tersebut mendorong margin EBITDA naik 14,6 poin persentase menjadi 58,6%.

Sementara itu, laba usaha WIFI meningkat 139% menjadi Rp1,37 triliun. Adapun laba bersih konsolidasian tercatat sebesar Rp648,4 miliar, tumbuh 96% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari jumlah tersebut, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp478,22 miliar, meningkat 83,87% dari Rp260,09 miliar pada sembilan bulan pertama 2025. Laba per saham dasar tercatat sebesar Rp90,09 per saham.

Direktur Utama dan CEO WIFI, Shannedy Ong, mengatakan pertumbuhan bisnis internet rumah didorong oleh kebutuhan konektivitas yang terjangkau dan jangkauan layanan yang lebih luas.

Menurut dia, layanan IRA - Internet Rakyat dikembangkan untuk menjangkau rumah tangga yang belum terlayani jaringan serat optik.

"Kesenjangan broadband di Indonesia pada dasarnya adalah soal harga dan jangkauan. Jutaan rumah tangga membutuhkan koneksi rumah yang andal dengan harga yang terjangkau, dan IRA - Internet Rakyat dibangun tepat untuk itu," ujar Shannedy.

IRA - Internet Rakyat ditawarkan dengan tarif Rp100.000 per bulan menggunakan teknologi 5G FWA pada pita frekuensi 1,4 GHz yang dikelola anak usaha perseroan.

Pendapatan IRA Tumbuh 491% pada Kuartal III

Pada kuartal III 2026, pendapatan IRA - Internet Rakyat mencapai Rp139,6 miliar, meningkat 491% dibandingkan kuartal sebelumnya. Kontribusi layanan tersebut mencapai sekitar 10% dari total pendapatan konsolidasian pada periode tersebut.

Secara kumulatif, IRA membukukan pendapatan Rp163,5 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Sekitar 85% dari pendapatan tersebut berasal dari kuartal III.

Hingga saat ini, SURGE mengoperasikan lebih dari 3.100 site FWA di sekitar 94 kota dan kabupaten di Jawa, Maluku, dan Papua. Cakupan layanan juga telah menjangkau 51 kota di Pulau Jawa secara penuh.

Selain FWA, bisnis FTTH masih menjadi kontributor utama pendapatan perseroan. Pendapatan FTTH mencapai Rp1,61 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026, tumbuh 766% secara tahunan.

Kontribusi FTTH mencapai 54,3% dari total pendapatan konsolidasian WIFI. Bisnis ini juga menyumbang sekitar 73% dari kenaikan pendapatan perseroan secara tahunan.

Secara gabungan, layanan FTTH dan FWA berkontribusi sebesar 59,8% terhadap pendapatan konsolidasian selama Januari-September 2026.

Targetkan 5.500 Site FWA hingga Akhir 2026

Pada kuartal III 2026, pendapatan konsolidasian WIFI tercatat sebesar Rp1,39 triliun, meningkat 77% dibandingkan kuartal sebelumnya. EBITDA juga tumbuh 56% menjadi Rp786,3 miliar.

Pendapatan bisnis fixed broadband yang mencakup FTTH dan FWA naik 50% secara kuartalan menjadi Rp800,3 miliar. Secara terperinci, pendapatan FTTH mencapai Rp660,7 miliar atau tumbuh 29%, sedangkan FWA mencapai Rp139,6 miliar.

Adapun pendapatan dari perdagangan besar lainnya tercatat sebesar Rp468,2 miliar pada kuartal III 2026.

Untuk pengembangan bisnis ke depan, SURGE menargetkan pembangunan sekitar 5.500 site FWA dan 3,5 juta homes passed FTTH hingga akhir 2026. Target tersebut meningkat dari posisi per 30 September 2026, yakni lebih dari 2.000 site FWA dan 3,2 juta homes passed FTTH.

Shannedy mengatakan, pada kuartal IV 2026 perseroan akan memprioritaskan percepatan aktivasi pelanggan, peningkatan utilisasi jaringan yang telah dibangun, serta penguatan kualitas layanan.

Menurut dia, fokus pengembangan bisnis selanjutnya tidak hanya pada perluasan jangkauan jaringan, tetapi juga optimalisasi kapasitas yang telah tersedia.

"Fase berikutnya adalah soal utilisasi, bukan hanya perluasan jangkauan. Setiap site dan setiap home passed yang telah kami bangun adalah kapasitas yang kini dapat kami optimalkan," tutup Shannedy. (end)

📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info