IQPlus, (27/10) - Uni Eropa berencana menerapkan langkah-langkah pengamanan (*safeguard measures*) untuk memangkas impor produk dari berbagai sektor termasuk bahan kimia, furnitur, dan mesin yang berasal dari Tiongkok, menurut pihak-pihak yang mengetahui masalah ini.
Langkah-langkah tersebut, yang dapat berupa pembatasan jumlah impor maupun pengenaan tarif, kemungkinan akan diajukan paling cepat pada kuartal pertama tahun 2027, ungkap sumber-sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya tersebut.
Menurut sumber-sumber tersebut, Komisi Eropa berupaya meniru langkah yang baru-baru ini diambil untuk membatasi arus kendaraan hibrida ke Uni Eropa, di mana mereka mencapai kesepakatan dengan Beijing untuk membatasi impor kendaraan hibrida dari Tiongkok sebanyak 350.000 unit per tahun. Angka tersebut dianggap cukup tinggi untuk mencegah tindakan balasan.
Langkah terbaru ini merupakan bagian dari upaya luas Uni Eropa untuk mengurangi defisit perdagangan yang sangat besar dengan Tiongkok, yang tahun lalu mencapai 360 miliar euro (US$404 miliar).
Komisi tersebut, yang menangani urusan perdagangan bagi Uni Eropa, harus bersikap sangat hati-hati; mereka berupaya mendorong industri dalam negerinya tanpa memicu tindakan balasan dari Beijing ataupun memantik perang dagang.
Seorang juru bicara dari komisi tersebut menolak untuk memberikan komentar.
"Industri kita telah menyerukan tindakan, kami telah mendengarnya, dan kami akan meresponsnya termasuk dengan menerapkan sejumlah langkah perlindungan tambahan," ujar Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kepada para wartawan awal Oktober lalu.
Saham perusahaan-perusahaan industri secara umum mengalami kenaikan pada hari itu; saham produsen derek asal Finlandia, Konecranes Oyj, naik hingga 2,7 persen. Saham Atlas Copco yang terdaftar di bursa Stockholm naik hingga 2,6 persen, sementara saham produsen mesin pertambangan yang berbasis di Helsinki, Metso Oyj, naik hingga 1,6 persen.
Langkah-langkah perlindungan (safeguard) memungkinkan Uni Eropa untuk membatasi produk dari sektor tertentu jika terjadi lonjakan impor ke dalam blok tersebut. Sebagaimana dilaporkan Bloomberg sebelumnya, Uni Eropa telah mulai mengkaji data perdagangan untuk menentukan sektor mana yang mengalami kondisi tersebut.
Langkah-langkah tersebut dapat berupa kuota impor seperti dalam kasus kendaraan hibrida atau kuota tarif, yang mengenakan pungutan atas impor yang melebihi volume tertentu guna menekan arus masuk yang berlebihan.
Uni Eropa dapat memilih untuk menerapkan langkah-langkah tersebut secara sepihak tanpa persetujuan Beijing. Beberapa pihak mengingatkan bahwa rencana ini, serta sektor-sektor spesifik yang akan disasar oleh Uni Eropa, masih dapat berubah setelah melalui diskusi dengan negara-negara anggota dan pihak Tiongkok.
Kementerian Perdagangan Tiongkok dalam sebuah pernyataan awal Oktober lalu menegaskan bahwa Uni Eropa "tidak boleh berkhayal akan memperoleh keuntungan dengan cara memberikan tekanan, dan juga tidak boleh meremehkan" tekad serta kemampuan Tiongkok "dalam melindungi kepentingan nasionalnya sendiri".
Pada awal Oktober, Tiongkok juga mengumumkan dimulainya penyelidikan anti-dumping terhadap impor bahan kimia antara *p-nitrotoluene*, yang digunakan dalam produksi pewarna, pigmen, pestisida, dan produk farmasi.
Sebagaimana tindakan yang akan diambil terhadap mobil hibrida serta langkah yang sebelumnya diterapkan Uni Eropa terhadap baja, langkah-langkah pengamanan (*safeguard*) baru ini akan mematuhi aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan berlaku bagi negara-negara lain di luar Wilayah Ekonomi Eropa, ungkap sejumlah pihak tersebut. (end/Bloomberg)
Disclaimer :
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).
ADDRESS :
Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Info Produk
MarketingTechnical Support
SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3Phone : 021-4513821
Email : marketing@iqplus.info