← Kembali
Stock News - ICOM
LABA BERSIH UOB NAIK 182,2 PERSEN PADA KUARTAL KETIGA
🕐 04/11/26 07:04 | IQPLUS
30725477

IQPlus, (4/11) - UOB mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 182,2 persen pada kuartal ketiga yang berakhir 30 September 2026, menjadi S$1,25 miliar, dibandingkan dengan S$443 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Hasil kinerja yang dirilis pada hari Rabu (4 November) ini berada di bawah perkiraan konsensus sebesar S$1,38 miliar dari enam analis yang disurvei oleh Bloomberg.

Peningkatan tersebut terjadi dari basis yang rendah, setelah laba bersih UOB anjlok 72 persen pada kuartal ketiga tahun 2025, yang terbebani oleh alokasi kerugian kredit dan kerugian lainnya sebesar S$1,36 miliar di tengah ketidakpastian makroekonomi serta tantangan spesifik di sektor terkait.

Pendapatan pada kuartal terakhir ditopang oleh rekor pendapatan komisi bersih (net fee income), yang didorong oleh pertumbuhan dalam bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management), kartu, dan pinjaman yang dijalankan oleh lembaga keuangan tersebut. Pendapatan dari layanan tresuri bagi nasabah juga mencapai level tertinggi baru, dipicu oleh tingginya permintaan akan solusi lindung nilai (hedging).

Pendapatan bunga bersih untuk kuartal tersebut tumbuh satu persen menjadi S$2,28 miliar, dari S$2,27 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Hal ini terjadi di tengah menyempitnya margin bunga bersih sebuah tolok ukur utama profitabilitas penyaluran kredit menjadi 1,68 persen, dari sebelumnya 1,82 persen.

Pendapatan komisi bersih untuk kuartal III 2026 naik 19 persen secara tahunan menjadi S$733 juta, dari sebelumnya S$615 juta.

Sementara itu, pendapatan non-bunga lainnya turun 29 persen menjadi S$370 juta, dari S$518 juta pada tahun lalu, akibat penurunan pendapatan dari aktivitas perdagangan dan investasi.

Penyisihan untuk kerugian kredit dan kerugian lainnya tercatat 81 persen lebih rendah, yakni sebesar S$258 juta dibandingkan dengan S$1,36 miliar pada kuartal III 2025.

Rasio kredit bermasalah pemberi pinjaman tersebut berada di angka 1,5 persen, dibandingkan dengan 1,6 persen pada tahun sebelumnya.

DBS dan OCBC dijadwalkan untuk merilis kinerja kuartal ketiga (Q3) mereka masing-masing pada hari Kamis dan Jumat. (end/bussinesstimes.com)
📰 BERITA TERKAIT
🏢 LEMBAGA TERKAIT

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info